Bermotif Sakit Hati, Pria Pemukul Wanita dengan Balok Kayu di Komplek Permata Diringkus

oleh -
Bermotif Sakit Hati, Pria Pemukul Wanita dengan Balok Kayu di Komplek Permata Diringkus
Kapolres Cimahi AKBP Yoris Maulana Yusuf Marzuki menunjukkan barang bukti balok kayu yang digunakan pelaku untuk memukul korban saat gelar perkara di Mapolres Cimahi.
  • Pengakuan korban

Ester Anjelika (19) korban pemukulan mengaku masih trauma dan masih merasakan sakit pada bagian kepala belakangnya. Hingga saat ini, ia masih harus menjalani perawatan dokter secara rutin.

Ester mengakui, ia kenal dengan Novaldi sejak tahun 2017 saat renovasi rumah yang kini ia tempati bersama keluarganya. “Pernah ikut kerja sebagai kuli bangunan,” ungkap Ester, Rabu (14/10).

Selama itu, ia menyebut pelaku malas ketimbang pekerja lainnya. Selain sempat terpergok tengah mabuk oleh pihak keluarga. “Ia itu suka mabuk, makanya dulu sempat saya tegur. Karena memang ia enggak pernah bantuin tukang (kuli) lain,” aku Ester.

Usai peristiwa itu, Novaldi sempat menghilang, hingga Jumat (2/10) ia kembali datang ke rumah.

“Ada sampah nasi bungkus terus puntung rokok. Kita cek CCTV. Kamis malam itu ia tidur di teras, makan, ngerokok sampai subuh terus pergi,” ujarnya.

Mendapati kondisi sekitar rumah berantakan, Ester lantas melapor ke pengurus RT, RW, dan security lantaran terganggu dengan ulah Novaldi.

“Jadi RT dan RW menegur, ia bilang janji tidak akan mengulangi lagi. Nah, setelah itu, akhirnya kejadian pemukulan ke saya,” katanya.

Ia menduga, pemukulan lantaran pelaku tak terima menerima teguran aparat setempat setelah ia melaporkannya. Usai melakukan pemukulan, pelaku langsung melarikan diri.

“Kita langsung lapor polisi dan kasih lihat semua CCTV. Memang dari Kamis itu sudah mengincar keluarga saya. Orangtuanya kemarin (Selasa) datang ke sini untuk minta maaf,” pungkasnya.

(kro)