Dokter Kompak Minta Vaksin Covid-19 Jangan Buru-buru Disuntikkan

oleh -
pemkot-bandung-kawal-uji-klinis-vaksin-covid-19-pns-diminta-jadi-relawan
Ilustrasi

Para dokter meminta agar vaksin Covid-19 harus lolos seluruh tahapan uji. Termasuk uji klinis fase III dan jangan tergesa-gesa. Utamakan keamanan dan efektivitas.

RADARBANDUNG.id- Vaksin Covid-19 dari 3 perusahaan Tiongkok sudah tersedia untuk 9,1 juta orang di tanah air. Yakni vaksin dari Sinovac, Sinopharm, dan CanSino.

Pemerintah menargetkan pelaksanaan vaksinasi pada November dan Desember usai adanya Izin Penggunaan Darurat BPOM dan sertifikasi halal dari MUI serta Kementerian Agama. (Baca Juga: Gelombang Pertama, 9,1 Juta di Indonesia Bakal Disuntik Vaksin Covid-19)

Padahal, uji klinis fase III yang sedang berlangsung di Bandung oleh peneliti Universitas Padjajaran baru akan selesai Desember mendatang.

Karena itu, para dokter bersuara agar pemerintah jangan tergesa-gesa melakukan vaksinasi.

  • Para dokter meminta vaksin Covid-19 lolos seluruh tahapan uji

Para dokter meminta agar vaksin Covid-19 harus lolos semua tahapan uji. Termasuk uji klinis fase III. Jangan tergesa-gesa. Utamakan keamanan dan efektivitas.

Organisasi Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) mengungkapkan, pada dasarnya PDPI mendukung proses inisiasi dan pengadaan vaksin Covid-19.

Namun, PDPI mengimbau agar setiap jenis vaksin yang masuk ke Indonesia harus melewati uji klinis pada populasi Indonesia sebelum penyuntikan ke orang. PDPI juga mengimbau, setiap jenis vaksin sudah mendapat persetujuan BPOM.

Sehingga, PDPI menilai bahwa Kementerian Kesehatan perlu untuk menyampaikan syarat-syarat terkait indikasi penerima vaksin yang resmi dari pemerintah.

Selain itu, PDPI memohon pada Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PBIDI) agar dapat membuat panduan atau pedoman pemberian vaksin Covid-19 yang dapat menjadi pegangan bagi anggota dalam pemberian vaksinasi.

Permintaan para dokter paru ini Ketua Umum PDPI dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P (K) tandatangani dan juga sudah terkonfirmasi oleh JawaPos.com, Kamis (22/10) pada Ketua Pokja Bidang Infeksi PDPI dr. Erlina Burhan, Sp.P (K).

Suara senada juga Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) sampaikan.

Para dokter mendukung upaya pemerintah untuk menghadapi pandemi Covid-19, salah satunya dengan program vaksinasi.

PAPDI juga berterima kasih kepada pemerintah yang telah berusaha mengadakan vaksin untuk masyarakat dan tenaga kesehatan.

Untuk mencapai hasil yang baik dari program vaksinasi memerlukan persiapan yang baik pula, yaitu vaksin sudah terbukti efektivitas, keamanan, dan imunogenisitasnya melalui uji klinis sesuai tahapan pengembangan vaksin baru.

Baca Juga: Jabar Ajukan 3 Juta Vaksin Covid-19 di Gelombang Pertama Penyuntikan

“Untuk mencapai tujuan tersebut, butuh waktu yang cukup sehingga tidak perlu tergesa-gesa sambil terus mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan,” begitu bunyi pernyataan surat PAPDI yang Ketua Umum dr.Saily A Nasution, SpPD dan Sekjen PAPDI dr. Eka.Ginanjar, SpPD tandatangani.