Libur Panjang Akhir Oktober, Daop 2 Bandung Tambah Perjalanan KA Jarak Jauh

oleh -
Sambut Libur Panjang, KAI Daop 2 Bandung Tambah Perjalanan Kereta Api
Sejumlah pengunjung tengah antre di loket tiket Stasiun Kota Bandung beberapa waktu lalu. FOTO: MUCHAMAD DIKDIK R ARIPIANTO/RADAR BANDUNG

RADARBANDUNG.id, BANDUNG KAI Daop 2 Bandung menambah frekuensi perjalanan kereta jarak jauh menjelang libur panjang pekan ini.

Khususnya, pada periode 27 Oktober hingga 1 November 2020 dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diikuti cuti bersama.

Manager Humas Daop 2 Bandung, Noxy Citrea menyampaikan, pada momen libur panjang akan ada 14 perjalanan kereta api jarak jauh per hari keberangkatan dari wilayah Daop 2 Bandung menuju berbagai kota Pulau Jawa.

Seperti menuju Jakarta, Pasar Senen, Surabaya, Yogyakarta, Tasikmalaya, Banjar, Blitar, Semarang, dan daerah lainnya.

“Penambahan perjalanan KA bentuk pelayanan bagi yang ingin menikmati libur panjang dan mendukung peningkatan volume penumpang masa libur dan cuti bersama akhir pekan ini,” jelas Noxy.

Kata Noxy, berdasar data pemesanan tiket per 26 Oktober, jumlah penumpang libur panjang bulan ini tercatat 32.000 penumpang, meningkat sekitar 10 % jika ketimbang bulan lalu.

KAI mengedepankan protokol kesehatan (Prokes) saat melayani pelanggan pada libur long weekend.

Prokes itu seperti pelanggan harus dalam kondisi sehat dan menunjukkan Surat Bebas Covid-19 (Tes PCR/Rapid Test) yang masih berlaku (14 hari sejak terbit).

Bersuhu tubuh tidak lebih dari 37,3 derajat celcius, dan wajib memakai masker.

“Guna menjaga jarak selama perjalanan, KAI juga melakukan pembatasan 70% dari kapasitas tempat duduk yang ada,” tegas Noxy.

Noxy mengimbau calon penumpang yang memiliki kode booking melakukan rapid test sehari sebelum keberangkatan, atau tidak pada hari keberangkatan agar terhindar dari risiko tertinggal kereta api.

“Kami mengimbau penumpang memperhitungkan waktu sebaik mungkin, maksimal 30 menit sebelum keberangkatan sudah tiba karena akan ada pemeriksaan kelengkapan persyaratan naik KA,” katanya.

(muh)