Destinasi Wisata di Bandung Raya Dibanjiri Pengunjung dari Jabodetabek

oleh -
Siap-siap Dites COVID-19 bagi Wisatawan dan Pemudik yang Masuk Jawa Barat
Ilustrasi

Bus yang datang ke Bandung Raya kebanyakan berasal dari daerah Jabodetabek dan beberapa provinsi dengan tujuan sejumlah destinasi wisata Bandung Raya.

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Dishub Jawa Barat dan Kab/Kota bersama Kepolisian menggiatkan ramp check atau cek kelayakan kendaraan, khususnya bus wisata pada libur panjang pekan ini.

Sekretaris Dishub Jawa Barat Idat Rosana mengatakan, terdapat beberapa titik pemeriksaan seperti pintu tol dan terminal.

Petugas memeriksa setiap bus yang terjaring, mulai kelengkapan administrasi hingga kelaikan kendaraan secara teknis.

“Pemeriksaan administratif dari surat izin, SIM, masa berlaku STNK dan lainnya. Hal yang utama pemeriksaan teknis, yaitu kelaikan kendaraan mulai pengecekan fungsi rem, klakson, lampu, hingga uji asap,” kata Idat via ponsel.

Pemeriksaan, pihaknya upayakan menjaring semua bus AKDP maupun AKAP, bus wisata serta travel.

Selain melakukan pemeriksaan kelengkapan administratif dan kelayakan teknis, juga penerapan protokol kesehatan.

Idat menjelaskan, jika dalam periksaan terdapat bus bermasalah, petugas lapangan akan menurunkan penumpang dan mengalihkan ke bus lain yang lebih layak guna mencegah kecelakaan.

Setidaknya, dalam dua hari terakhir dari dua titik, Terminal Singaparna Tasikmalaya dan Tol Soroja (Soreang-Pasirkoja), Dishub Jabar telah melakukan ramp check ratusan bus.

Secara umum, Idat mengklaim, bus terpantau memenuhi kelayakan.

“Terminal Singaparna, Rabu (28/10) dan Tol Soroja, Kamis (29/10) untuk menjaring penumpang menuju destinasi wisata,” katanya.

“Rata-rata yang keluar tol itu kita ramp check khusus untuk angkutan penumpang, baik bus besar maupun bus travel. Dari hasil pemeriksaan kebanyakan telah menaati protokol kesehatan. Terus cara muatnya juga sesuai (kapasitas), kondisi bus masih layak,” imbuhnya.

Khusus pada Tol Seroja, Idat mencatat, memeriksa 70 bus dan travel.

Baca Juga: Dinkes KBB Gelar Rapid Test Acak selama 3 Hari di Tempat Wisata Lembang

Idat mengakui, sejumlah bus yang datang ke Bandung Raya kebanyakan berasal dari daerah Jabodetabek dan beberapa provinsi dengan tujuan sejumlah destinasi wisata Bandung Raya.

“Banyaknya berasal dari Jakarta, tapi ada juga dari Jawa Tengah, malahan dari Jawa Timur,” ungkap Idat.

Baca Juga: Libur Panjang, Kendaraan Wisatawan dengan Plat Nomor Luar Bandung Raya Distop Petugas

“Secara umum, belum menemukan yang kurang. Semua yang terjaring masih memenuhi syarat kelayakan, baik teknis maupun administratif,” tegasnya.

Idat memastikan, akan terus melakukan ramp check hingga akhir pekan, Minggu (1/11).

Ke depan, rencananya, Dishub akan kembali menggiatkan ramp check pada terminal-terminal Jawa Barat.

Selain itu, rapid test Covid-19 maupun swab test secara acak, untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 semasa libur panjang akhir Oktober ini.

(muh/radarbandung)