109 Peserta SP3OR Jabar Ikuti Character Building

oleh -
109 Peserta SP3OR Jabar Ikuti Character Building
Peserta SP3OR mengikuti pelatihan penyelamatan diri di laut bersama Balawista Pangandaran (ist)

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Sebanyak 109 peserta dari Sarjana Penggerak Pendamping Pembangunan Olahraga (SP3OR) seluruh Kab/kota Jawa Barat mengikuti kegiatan Character Building gelaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat.

Acara dibuka langsung oleh Kepala Dispora Jawa Barat, Engkus Sutisna, Selasa 17 November 2020, berlangsung selama 3 hari 2 malam, sejak 17 hingga 19 November 2020, di Hotel Bumi Nusantara Pantai Barat Pangandaran.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Jawa Barat, Dadang Ronda katakan, inti pelatihan itu guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan serta tanggung jawab tenaga SP3OR angkatan 2020/2020.

“Ini kami didik, teman-teman ini untuk disebar ke 27 Kab/Kota, 110 kecamatan, sehingga teman-teman bisa melaksanakan misinya sebagai tenaga SP3OR pada kecamatan masing-masing,” terangnya.

Ia pun berharap para peserta nantinya bisa berkontribusi terhadap Pemprov Jabar, kab/kota dan kecamatan dalam peningkatan angka partisipasi masyarakat dalam berolahraga.

Untuk pengisi materi snediri bervariasi dengan menghadirkan narasumber dan pembimbing antaranya dari BPBD Jabar, Brimob Polda Jabar, TNI AL, 724 Academy dan Balawista.

Pjs Bupati Pangandaran, Dani Ramdan, turut hadir dan berpesan terkait penerapan protokol pencegahan Covid-19.

“SP3OR mempunyai peran sangat signifikan, dengan menjadi relawan untuk pencegahan Covid,” ungkapnya.

Kegiatan memiliki kesan tersendiri bagi para peserta, seperti yang Geta Septiadi sampaikan.

“Mengikuti acara ini capek tapi seru, apalagi pada hari terakhir kita disuruh berenang di laut, serunya luar biasa,” ungkap peserta asal Purwakarta itu.

Hal senanda Dwi Puspitsari sampaikan, yang merupakan peserta asal Kota Bekasi. Menurutnya acara tersebut sangat baik untuk melatih kekompakan tim SP3OR juga melatih keberanian.

“Sebelumnya saya trauma berenang di laut, namun setelah mengikuti acara ini saya ditutut untuk memiliki keberanian, sehingga akhirnya saya tidak trauma lagi, pokoknya acara ini dahsyat,” akunya.

(rls/net/ysf)