Revolusi Koleksi +J 

oleh -
Revolusi Koleksi +J 

RADARBANDUNG.id – PERANCANG busana Heidemarie Jilline ‘Jil’ Sander dikenal sebagai desainer asal Jerman dengan potongan busana minimalis.

Jil Sander yang pendiri rumah mode Jil Sander itu sudah melahirkan banyak model pakaian yang menggebrak industri fashion Indonesia.

Salah satunya kolaborasi Jil dengan brand Life Wear asal Jepang, Uniqlo.

Sejak kolaborasi pertama Uniqlo dan Jil Sander, mereka melahirkan koleksi +J, 11 tahun lalu.

Kolaborasi itu mewujudkan sebuah tolak ukur baru pakaian yang termasuk dalam essential item yang menyentuh penikmat yang lebih meluas.

  • Kekuatan koleksi +J 

Kekuatan dibalik koleksi +J terdapat pada desain minimalis yang merupakan keahlian dari Jil Sander.

Menjelang akhir tahun, Uniqlo kembali bersinergi dengan Jil Sander.

Kolaborasi kali ini jadi momentum selebrasi desain modern dan abadi dengan mengandalkan desain modern.

Starting point, Jil Sander mengukuhkan koleksi +J sebagai global uniform dengan desain modern, agar relevan dengan era kini.

Uniqlo Indonesia PR, Stefanie Saragih menuturkan pakaian yang mendukung sang pemakai lewat energi dan kepercayaan diri, yang ia anggap sebagai hal krusial dan dibutuhkan saat bersikap adaptif dengan realita global saat ini.

“Koleksi +J menawarkan pesona sophisticated yang tidak terbantahkan pada seluruh item laki-laki dan perempuan. Item ini terinspirasi oleh rasa terpacu akan hal yang biasanya diremehkan, potongan serba guna, dan item ikonik,” tuturnya.

Jil Sander mendesain berbagai pilihan item esensial berpotongan tailoring yang solid dan bertemu dengan bentuk sculptural, sehingga membuat setiap item khususnya deretan jaket.

Jaket-jaket ini terlihat dinamis namun tetap menambahkan infusi proporsi yang seimbang, rileks, dan nyaman.

Seperti yang terlihat pada total look yang dikenakan pada berbagai persona yang merupakan Key Opinion Leader.

  • Koleksi +J menjadi twist modern

Koleksi +J menjadi twist modern yang membuat tampilan Aqsa Aswar, Ersa Mayori, Frederika Cull, Olivia Lazuardy, dan Tantri Namirah berbeda dari biasanya.

Seolah keluar dari garis aman, namun penuh pesona sophisticated yang alluring.

Atlet Jetski, Aqsa Aswar memadukan M’s + Supima Cotton Stand Collar Oversized Shirt dengan M’s Merino Blend Turtleneck Sweater.

Tampilan ini menonjolkan gaya tailoring ndlama cara yang lebih simpel tanpa embel-embel pada kemeja lengan panjang yang datang dengan gaya dual tone dan karakter crisp yang ringan.

Aktris senior, Ersa Mayori tampil elegan dengan nuansa warna undertone atau cool dengan mengenakan W’s Mantel Cashmere Blend dengan selipan +J ikat pinggang Leather Rode.

Meski sudah memasuki kepala empat, namun Ersa tetap bisa menghadirkan penampilan yang muda dan kekinian dengan pesona edgy pada karakter naturenya.

Mantel tanpa kerah beraksen slouchy dari potongan yang oversized secara effortless menonjolkan pesona sculptural yang menjadi focal point yang brilian.

Mengenakan pakaian nuansa black-on-black, Putri Indonesia 2019 Frederika Cull tampak memesona dengan gaya power dressing yang Sharp.

Federika Cull

Baca Juga: Fesyen Motif Tie Dye yang Kembali Hits di Bandung

Frederika merealisasikan gayanya itu lewat item berpotongan feminim seperti W’s +J Mantel Cashmere Blend Chester, W’s +J Gaun Merino Blend A-Line, serta aksesorinya membuat tampilan keseluruhan kian ikonik, yaitu +J ikat pinggang Leather Double Buckle.

M’s +J Jaket Hybrid Down Oversized mengubah tampilan Fashion Influencer Olivia Lazuardy menjadi lebih feminim dan penuh letupan.

Olivia menjadikan jaket itu sebagai pasangan bagi W’s Kemeja Supima Cotton Oversized yang memberikan inspirasi untuk tampil bold tanpa terlihat overdo, namun secara bersamaan penuh energi berkat aksen puffer yang terasa nyaman.