Ridwan Kamil Minta Pilkada di 3 Daerah Terapkan Protokol Kesehatan

oleh -
Vaksin Covid-19 Mungkin Tersedia Desember, Ridwan Kamil: Akhir Pandemi Sudah Dekat
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat tiba di Puskesmas Garuda, Kota Bandung untuk menjalani rangkaian awal Uji Klinis Vaksin Covid-19, Selasa (25/8). FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Zona merah Covid-19 Jawa Barat kembali mengalami peningkatan, dari yang awalnya hanya 3 daerah, kini menjadi 7 daerah, dimana sejumlah daerah tengah menggelar Pilkada.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyampaikan, 3 daerah tersebut yakni, Kab. Bandung, Kab. Tasikmalaya dan Kab. Kawarawang.

Untuk ketiga daerah itu, Ridwan Kamil peringatkan untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya jelang hari pencoblosan.

“Beberapa daerah zona merah seperti Kabupaten Bandung, diinstruksikan untuk mengantisipasi menjelang hari pencoblosan,” kata Ridwan Kamil.

Agar tak semakin memicu reproduksi kasus, Ridwan Kamil menginstruksikan pemda segera melakukan upaya-upaya antisipasi. Misalnya, dengan mengurangi intensitas kegiatan, khususnya berkaitan dengan kampanye.

“Pengurangan intensitas kegiatan. Kepada yang pilkada arahan kami mengurangi intensitas kegiatan kampanye,” tegasnya.

Adapun, tujuh daerah zona merah yakni Kab. Bekasi, Kab. Karawang, Kab. Purwakarta, Kab. Tasikmalaya, Kab. Bandung, Kota Bekasi dan Kota Cimahi.

Sebelumnya Ridwan Kamil sempat menyinggung pula hal ini dalam rapat koordinasi di Makodam III Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Selasa (17/11) lalu.

“Jadi ini mengindikasikan yang Pilkada Tasikmalaya, Bandung dan Karawang adalah tiga daerah yang melaksanakan Pilkada bersamaan dengan ini status zona merah. Jadi, itu harus kita waspadai, tolong diingatkan kepada kepala daerah dan juga masyarakat,” tuturnya.

Berdasarkan catatan Bawaslu Jabar per 16 November, secara total terdapat 150 pelanggaran protokol kesehatan (prokes) pada 8 kota/kabupaten yang menyelenggarakan pilkada.

Baca Juga: Dadang Naser Ungkap 2 Klaster Covid-19 di Kab. Bandung

Adapun, pelanggaran paling banyak terjadi di Kab. Karawang sebanyak 68 pelanggaran.

Selain itu, untuk pelanggaran pada dua zona merah lainnya yakni, Kabupaten Bandung 15 pelanggaran dan pelanggaran prokes di Kab. Tasikmalaya 8 persen.

Baca Juga: Ridwan Kamil Akan Datang ke Bareskrim Polri

Sebelumnya, Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jabar, Zaki Hilmi sempat membenarkan pihaknya masih menemukan pelanggaran prokes. Meski demikian, secara umum kegiatan kampanye ia nilai telah mulai terbiasa dengan penerapan prokes.

“Nampaknya sudah mulai terbiasa. Kegiatan kampanye dengan mematuhi prokes meskipun masih ada beberapa pelanggaran. Kami sudah melakukan tindakan tegas dengan memberikan surat kepada timnya yang melakukan pelanggaran prokes,” pungkasnya.

(muh)