Siap-siap! Warga KBB Disuntik Vaksin Sinovac, Bupati yang Pertama

oleh -
Ilustrasi Penyuntikan Vaksin Covid-19
ILUSTRASI : Petugas medis bersiap menyuntikkan vaksin. (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

RADARBANDUNG.id, NGAMPRAH – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal menyimpan Vaksin Covid-19 Sinovac di Gudang Farmasi Cikalong wetan.

Kadinkes KBB, Hernawan Widjayanto mengatakan, saat ini pihaknya tetap melakukan persiapan untuk menerima kedatangan vaksin Covid-19 tersebut.

“Untuk kedatangan vaksin belum ada jadwal tapi kita persiapkan segala halnya,” kata Hernawan via Ponsel, Selasa (5/1/2021).

Ia menambahkan, sejauh ini pihaknya belum memeroleh informasi terkait jumlah vaksin yang akan Kabupaten Bandung Barat terima.

“Kita sekarang juga masih menunggu penjadwalan dari Dinkes Provinsi Jabar pengiriman vaksin ke KBB,” katanya.

Sementara itu, rencananya vaksin Covid-19 tersebut akan digunakan bagi 954.222 orang sebagai sasaran pengguna vaksin. Tahap pertama sasaran prioritas tenaga kesehatan (Nakes) sebanyak 3.506 orang.

“Kemudian pelayan publik 48.725 orang, masyarakat rentan 43.331 orang, masyarakat umum dan pelaku ekonomi 321.304 orang dan lansia 147.729 orang,” katanya.

Ia pun menyebut, untuk mengurangi keraguan efektifitas vaksin Covid-19 ini rencananya Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna akan menjadi orang pertama yang menjalani vaksinasi Covid-9.

“Ini salah satu upaya meyakinkan masyarakat bahwa vaksin tersebut tidak berbahaya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyebut vaksinasi Covid-19 sinovac ditargetkan berlangsung mulai minggu ketiga bulan Januari 2021 di Jabar.

Sementara Ketua Harian Satgas Covid-19 Jabar, Daud Ahmad menyampaikan, vVaksin tahap pertama rencananya akan Dinas Kesehatan Jawa Barat terima Selasa (5/1) hari ini. Kurang lebih sebanyak 38 ribu dosis untuk tenaga kesehatan.

(kro)