3 Korban Tragedi Sriwijaya Air Teridentifikasi, Salah Satunya Co-Pilot Fadly Satrianto

oleh -
Basarnas Kumpulkan 40 Kantong Jenazah, Gaun Pengantin hingga Seragam Pramugari Sriwijaya Air
Petugas membawa kantung jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta - Pontianak yang jatuh di perairan Pulau Seribu di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (10/1/2021). Selain itu jenazah, petugas juga menemukan bagian pesawat yang selanjutnya akan diperiksa oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

RADARBANDUNG.id – Tim Disaster Victim Identification (DVI) kembali mengidentifikasi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Kali ini, ada tiga identitas korban yang berhasil diidentifikasi. Mereka yaitu Asyhabul Yamin, 36; Fadly Satrianto, 38; dan Khasanah, 50.

“Ada 3 korban yang kami bisa identifikasi dari 4 kantong mayat yang diperiksakan. 1 kantong mayat ada bagian satu tubuh. Sehingga sebenarnya ada 3 korban yang kami dapatkan,” kata Kepala Pusat Inafis Polri, Brigjen Pol Hudi Suryanto di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, Selasa (12/1).

Asyhabul Yamin teridentifikasi dari kantong mayat nomor 0072 dan 0029, warga Jalan Sakti Nomor 7A RT 05/06 Petukangan Selatan, Pesanggarahan, Jakarta.

Ia terdaftar sebagai penumpang dengan nomor manifes 40. Identitas mereka terkuak berdasarkan persamaan sidik jari e-KTP dengan jempol kanan jenazah korban.

Jenazah kedua yakni Fadly Satrianto. Ia merupakan warga Teluk Penanjung RT 04/05 Jawa Timur dan terdaftar dalam manifest nomor 31.

“Ini ternyata co-pilot Sriwijaya perbandingan sidik jari dari e-KTP telunjuk kanan dan 1 dari potongan body part identik 12 titik persamaan,” imbuh Hudi.

Baca Juga: Cerita Keluarga Oke, Pramugari asal Parongpong KBB yang Masuk Manifest Pesawat Sriwijaya Air SJ 182

Kemudian korban ketiga yakni Khasanah yang teridentifikasi dari kantong mayat 0040, warga asal Pontianak, Kalimantan Barat dan terdaftar dalam manifes nomor 28.

“Ini juga sudah kami perbandingkan sidik jarinya jempol kanan di kantong mayat dan e-KTP menemukan 12 titik persamaan, jadi identik,” tandas Hudi.

Sebelumnya, Senin (11/1), Tim DVI berhasil mengidentifikasi salah seorang korban, yakni Okky Bisma. (Berita selengkapnya: PILU! Satu Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ182 Teridentifikasi)

Okky juga teridentifikasi melalui pencocokan sidik jari. Berdasarkan data dari E-KTP, Okky merupakan pria yang beralamat di Jalan Baing, Nomor 95, RT 07/ 09, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.

Tim DVI juga hingga Selasa pagi menerima 56 kantong jenazah dan 58 sampel DNA pihak keluarga korban guna kepentingan identifikasi.

(jpc)