Kisah Julie Sutarjana, Dedikasikan Hidup untuk Kuliner Nusantara

oleh -
Kisah Julie Sutarjana, Dedikasikan Hidup untuk Kuliner Nusantara
Julie Sutarjana, puluhan tahun bergelut pada dunia kuliner. Pemilik Kedai Nyonya Rumah ini juga sudah menulis banyak buku resep masakan nusantara, best seller di Indonesia. FOTO: NUR FIDHIAH SHABRINA/RADAR BANDUNG

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Julie Sutarjana, wanita kelahiran Lasem, 25 Mei 1922 mendedikasikan hidupnya untuk kuliner nusantara.

Kelihaiannya meracik ragam bumbu dapur membawa Julie pada tangga kesuksesan yang coba dipertahankan sampai sekarang.

Sebuah restoran bergaya rumah khas Indonesia menjadi tanda kalau Julie benar-benar serius mencintai kuliner nusantara.

Kedai Nyonya Rumah adalah restoran keluarga yang sampai sekarang masih aktif menjamu konsumennya dengan menu makan dan minum yang lezat.

Bangunan benar-benar mempertahankan gaya 90-an supaya pengunjung bisa bernostalgia pada setiap sudutnya. Dari luar, bangunan ini tampak seperti rumah sederhana dengan halaman parkir yang luas, namun pada bagian belakang masih ada bagian lain yang tak kalah nyaman.

Usia tak menghalangi Julie untuk terus semangat mempertahankan restorannya.

“Berakit-rakit dahulu, bersenang-senang kemudian.” ungkapan lawas itu sepertinya pantas diberikan pada Julie.

Sejak usianya masih 28 tahun, Julie mulai dengan hobi memasaknya, sambil menjalankan perannya sebagai guru.

“Suka ngurus rumah tangga dan mamah kebetulan dulu kalau sedang dalam perayaan sembahyang Konghucu suka undang tukang masak yang jago, dari situ akhirnya mulai belajar memasak,” kata Julie di Kedai Nyonya Rumah, Jalan Naripan, Selasa (12/1/2021).

Berangkat dari kesukaannya memasak, Julie tetap menjalani perannya sebagai guru.

Selepas menikah, ia tetap mengajar namun untuk menyalurkan minatnya Julie berjualan kue basah yang tak disangka mendapat respons positif.

Setiap hari dagangannya laku, bahkan sejak Subuh banyak pembeli yang antre di depan rumahnya untuk mengambil pesanan.

“Di rumah terima pesanan masakan dan kue-kue untuk menambah penghasilan. Setiap pagi rumah kebanjiran pembeli, mobil sampai berjejer buat ambil pesanan kue basah. Akhirnya supaya gak repot dikasih saran untuk buat toko kue,” jelasnya.

Kisah Julie Sutarjana, Dedikasikan Hidup untuk Kuliner Nusantara

Baca Juga: Cerita Bos Denhaag Klappertaart, Berawal dari PHK

Sampai kemudian, kecintaannya pada masakan tidak berhenti di situ. Julie yang belajar memasak dari majalah masakan yang ia temui, merasa kalau majalah tersebut kurang informatif.

“Selalu menggerutu kenapa kok resepnya gak bener, nulisnya banyak yang kurang. Terus suami bilang, ya kamu dong yang nulis,” ungkapnya.

Julie kemudian mulai menulis resep memasak dan dikirim ke penerbit buku. Siapa sangka, percobaan pertamanya menulis resep diupahi Rp75 dan disukai para pembaca.

Buku memasak pertamanya terbit dengan judul ‘Pandai Masak’ yang sudah dicetak ulang 25 kali.

Kisah Julie Sutarjana, Dedikasikan Hidup untuk Kuliner Nusantara

Baca Juga: Resep Saus Diet Chef Zeven Hadi

Bagi Julie, menulis resep memasak bagai melepas sengsara. Kecintaannya pada dunia kuliner benar-benar digeluti Julie dari dulu hingga sekarang.

Supaya lebih membekas, Julie kini menghadirkan menu-menu makanan pada buku resepnya di restoran ‘Kedai Nyonya Rumah’.

Menu nusantara yang otentik dan sudah terkenal sejak dulu menjadi ciri khas dari Kedai Nyonya Rumah. Nikmati suasana bak rumah sendiri, ditemani sajian makan dan minum yang menggugah selera.

(fid/radarbandung)