32 Korban Meninggal Longsor Cimanggung Sumedang Ditemukan, 8 Masih Terus Dicari

oleh -
Di Jabar 5 Ribu Rumah Diterjang Banjir Hingga Longsor, 749 Warga Mengungsi
Ilustrasi: Dalam upaya pencarian korban longsor di Cimanggung Sumedang, sebanyak 32 korban meninggal telah ditemukan Tim SAR gabungan dan 8 korban masih terus dicari.

RADARBANDUNG.id, SUMEDANG – Tim SAR gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian korban bencana alam tanah longsor di Perumahan Pondok Daud Dusun Bojongkondang, Desa Cihanjuang, Kec. Cimanggung, Sumedang.

Hingga Minggu (17/1/2021) siang tercatat total korban meninggal yang ditemukan sudah mencapai 32 orang.

Sejak pencarian pada hari ke-8 dan 9 Tim SAR gabungan sampai siang tadi menemukan 6 orang di sektor hajatan.

Informasi yang dihimpun, pencarian hari ini 3 korban kembali tim SAR gabungan temukan pada wilayah sektor 1 atau tempat hajatan dan lapangan voli.

Pada pukul 10.34 WIB ditemukan seorang korban berjenis kelamin perempuan dewasa dan pukul 10. 47 WIB korban berjenis kelamin perempuan.

“Kemudian pukul 12.01 kembali menemukan korban berjenis kelamin perempuan dewasa,” terang Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansyah melalui pesan WhatsApp.

“Selanjutnya semua korban dibawa ke Puskesmas Sawah Dadap untuk Tim DVI Polda Jabar identifikasi,” sambungnya.

Hingga pukul 12.01 jumlah korban meninggal dalam bencana ini sebanyak 32 orang, sementara jumlah korban dalam pencarian sebanyak 8 orang.

“Operasi SAR hari ke-9 fokus pada 2 sektor yaitu sektor 1, rumah hajatan dan lapang voli serta sektor 2 rumah terdampak longsoran pertama,” sebutnya.

Pencarian dengan menggunakan 3 unit excavator, peralatan ekstrikasi, peralatan komunikasi, peralatan medis dan APD.

Unsur SAR yang terlibat yaitu Basarnas Bandung, PUPR, BPBD Jabar dan Sumedang, TNI/POLRI, TIM DVI Polda Jabar, PMI Jabar, Dinkes Sumedang dan Potensi SAR Jabar dengan total personil 273 orang.

(tha/gun/radarsumedang)