Polisi Bongkar Produksi Rumahan Tembakau Sintetis di Ngamprah

oleh -
Polisi Bongkar Produksi Rumahan Tembakau Sintetis di Ngamprah
Para pelaku peredaran narkoba saat ekspos di Polres Cimahi.

Polisi Bongkar Produksi Rumahan Tembakau Sintetis di Ngamprah

RADARBANDUNG.id, CIMAHI – Satnarkoba Polres Cimahi mengungkap 14 kasus peredaran narkotika dalam wilayah hukum Kota Cimahi dan Kab. Bandung Barat (KBB).

Sebanyak 16 orang pelaku diamankan dengan berbagai barang bukti sitaan sepanjang Januari 2021.

Kapolres Cimahi AKBP Indra Setiawan mengungkapkan, seluruh pelaku yang diciduk merupakan pengedar.

Salah satu kasus yang terungkap yakni di Kec. Ngamprah Bandung Barat, polisi membongkar home industri tembakau sintetis.

“Dari para tersangka kita menyita sabu-sabu 26,38 gram, ganja kering 33,68 gram, tembakau sintetis 1.314,37 gram, OKT Trihexyphenidyl 444 butir dan OKT Tramadol 900 Butir,” katanya, Selasa (2/2/2021).

Indra mengatakan, pengedaran narkotika berlangsung melalui media sosial, dilanjutkan komunikasi via telepon dengan calon pembeli sebelum penjualan dengan modus tempel dilakukan.

Baca Juga:

“Modus tersangka melalui sistem tempel menggunakan map, via facebook dan instagram dan juga bertemu langsung,” jelasnya.

Selain menjadi pengedar narkoba, salah satu tersangka lainnya, NR berprofesi sebagai PSK.

“Tersangka NR mengaku menjual sabu kepada pelanggan sepaket dengan jasa seks yang ia jajakan dengan harga Rp500 ribu. Ia mengaku berjualan sabu sejak 5 bulan lalu,” katanya.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat Pasal 113 Ayat (2) dan atau Pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

“Ancaman hukuman paling singkat 5 tahun penjara dan ancaman hukuman paling lama 20 tahun atau seumur hidup atau hukuman mati,” pungkasnya.

(kro)