Sekolah Tatap Muka Mulai Juli, Ini Penjelasan Mendikbud Nadiem Makarim

oleh -
Sekolah Tatap Muka Mulai Juli, Ini Penjelasan Mendikbud Nadiem Makarim
Ilustrasi/Jawapos.com

Bila target vaksinasi Juni 2021 sukses, sekolah tatap muka bisa bertahap mulai tahun ajaran baru atau Juli mendatang

RADARBANDUNG.id – VAKSINASI Covid-19 mulai menyasar guru dan tenaga kependidikan. Targetnya 5 juta orang selesai vaksinasi pada Juni 2021 mendatang.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di SMA Negeri 70 Jakarta, kemarin.

Di sana, 650 guru dan tenaga kependidikan dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti vaksinasi. ”Targetnya, Juni nanti 5 juta guru selesai vaksinasi,” ungkap Jokowi.

Dengan begitu, saat tahun ajaran baru, sekolah bisa berjalan normal melalui pembelajaran tatap muka.

Kegiatan vaksinasi SMA Negeri 70 menjadi pilot project untuk daerah lain. Setelah DKI Jakarta, vaksinasi bagi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) diharapkan bisa diikuti provinsi-provinsi lain.

Dalam kesempatan yang sama, Mendikbud Nadiem Makarim mengungkapkan, kegiatan vaksinasi kemarin akan secara otomatis berlanjut untuk PTK di daerah seluruh jenjang pendidikan, baik negeri maupun swasta, formal maupun nonformal, dan pendidikan keagamaan.

Penyuntikannya secara bertahap. Mulai PTK di PAUD/RA/sederajat, SD/MI/sederajat, SLB, SMP/MTs/sederajat, SMA/MA/sederajat, hingga SMK. Terakhir, jenjang pendidikan tinggi atau sederajat.

”Vaksinasi itu akan dilaksanakan masing-masing dinas kesehatan daerah dengan menggunakan protokol kesehatan dari Kemenkes,” ujarnya.

Jadwal dan lokasi vaksinasi akan diinformasikan dinas kesehatan, dinas pendidikan, atau kantor wilayah Kemenag daerah masing-masing.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Agama (Kemenag) telah menyiapkan data PTK yang dijadikan basis pemberian vaksin.

Untuk mendapatkan vaksin, PTK yang terdaftar cukup membawa identitas diri ke lokasi vaksinasi yang ditentukan pemerintah daerah.

Jika tidak terdaftar, PTK bisa menyertakan surat pernyataan dari pimpinan satuan pendidikan dan membawa surat ke lokasi vaksinasi.

Selanjutnya, Kemenkes berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan vaksinasi yang paling memudahkan bagi seluruh PTK.

Dengan memprioritaskan pemberian vaksin kepada PTK, Mendikbud berharap sekolah atau kegiatan belajar-mengajar (KBM) tatap muka bisa segera dilaksanakan.

Menurut Nadiem, bila target vaksinasi Juni 2021 sukses, sekoalh tatap muka bisa dilakukan secara bertahap mulai tahun ajaran baru.

Baca Juga:

”Kalau kita bisa vaksinasi sampai akhir Juni, pada Juli Insya Allah sudah melakukan proses tatap muka di sekolah,” papar alumnus Harvard University tersebut.

Sekolah tatap muka diawali dari peserta didik pada jenjang PAUD, SD, dan SLB. Dilanjutkan SMP, SMA, dan perguruan tinggi.

Nadiem berpendapat, jenjang PAUD, SD, dan SLB menjadi prioritas karena paling terdampak dan kesulitan menghadapi pembelajaran jarak jauh (PJJ).