Kuak Pembunuhan Sadis Gadis Bandung dan Bongkar Prostitusi Online

oleh -
Kuak Pembunuhan Sadis Gadis Bandung dan Bongkar Prostitusi Online
Deri Kurniawan, 22, (kiri) menjadi tersangka karena bisnis prostitusi online yang ia jalankan. (facebook derikurniawan)

RADARBANDUNG.id – MY, 17, jasad gadis muda asal Bandung ditemukan tewas bersimbah darah di Hotel Lotus, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Minggu lalu (28/2).

MY mengalami luka pada kepala bagian belakang merupakan korban pembunuhan.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri, jasad MY ditemukan sekitar pukul 16.00 dalam kondisi tak bernyawa di kamar Hotel Lotus nomor 421.

Polisi pun telah menangkap pelakunya, Kamis (4/3) sekitar pukul 16.00 atau empat hari usai penemuan jasad MY. Kepolisian juga membongkar jaringan prostitusi online yang menjual gadis di bawah umur.

Aksi pembunuhan sadis yang menggegerkan masyarakat Kediri itu juga tak terlepas dari persoalan esek-esek.

Refi Purnomo, 23, sang pembunuh yang kos di Desa Kwadungan, Ngasem, Kab. Kediri kalap karena ditagih sisa pembayaran layanan oleh MY. Warga Desa Larenkulon, Kec. Palang, Kab. Tuban itu hanya membayar Rp 300 ribu dari tarif seharusnya.

“Kesepakatannya (membayar) Rp 700 ribu,” ucap Kapolres Kediri Kota AKBP Eko Prasetyo, saat pers rilis kasus ini.

Penangkapan itu tak terlepas dari insting polisi yang justru lebih dulu menangkap pacar MY, Deri Kurniawan, 22, warga Desa Cihaurgeulis, Cibeunying, Kota Bandung usai kejadian. Deri inilah yang juga bertindak sebagai mucikari korban.

Menurut Eko, kasus ini memang bermula dari praktik prostitusi online. Refi yang sudah beristri memesan jasa MY melalui aplikasi chatting untuk melakukan hubungan seksual.

Karena itu, status MY bukan hanya korban pembunuhan. Tetapi juga korban trafficking. Gadis berusia 17 tahun ini terlibat dalam jaringan prostitusi online. Yang, ironisnya, sebagai mucikarinya justru pacarnya sendiri.

Dalam kasus trafficking polisi tak hanya menahan Deri. Tapi juga dua orang lagi yang merupakan pasangan suami istri (pasutri). Keduanya berinisial Di dan Ni.

Pasutri inilah yang membuka jalan bagi MY dan pacarnya, Deri melebarkan pasar hingga ke Kediri.

Hubungan antara korban dengan pasutri ini berawal dari Ti yang merupakan anak dari pasutri itu merupakan rekan MY sesama pelaku prostitusi online. Ti juga masih di bawah umur, masih 16 tahun.

Menariknya, simpul dari ‘drama’ ini justru pada sosok Ti. Gadis ini yang lebih dulu masuk ke Kediri. Bekerja sebagai terapis di salah satu panti pijat plus. Setelah itu Ti balik ke Bandung.

Saat di Bandung itulah ia menceritakan pada kedua orang tuanya bahwa di Kediri pasar lelaki hidung belang.

Di dan Ni sudah 3 bulan berada di Kediri. Mereka tinggal di hotel. Sekaligus menyiapkan kamar bila ada yang membooking MY. Saat kejadian, Di dan Ni menyewa kamar tepat di sebelah kamar korban.

Kuak Motif Pembunuhan Sadis Gadis Bandung dan Bongkar Prostitusi Online
Refi Purnomo, 23, warga Tuban berhasil diamankan polisi. (Rekian – radar kediri)

Gadis Bandung Itu Dibunuh dengan Sadis

Lalu, bagaimana cerita hingga pelaku tega menghabisi korban dengan sadis?

Itu berawal dari kedatangan MY dan Deri ke Kota Kediri. Keduanya datang khusus karena ada pesanan dari si pelaku pembunuhan, Refi. Setelah check in di Hotel Lotus, Deri meninggalkan pacarnya sendirian.

Setelah itu datanglah Refi. Setelah berhubungan intim, pelaku hanya membayar Rp 300 ribu. Merasa kurang, MY meminta tambah. Cekcok pun terjadi. Sebab, pelaku yang hanya bekerja serabutan itu tak memiliki uang lagi.

Refi berusaha mengancam korban. “Ia (Refi) mengeluarkan pisau untuk menakuti korban,” terang AKBP Eko.

Gertakan pelaku itu tidak membuat korban gentar. MY justru berteriak. Teriakan itulah yang menyebabkan pelaku kalap. Ia lalu mencekik korban.

MY memberontak. Hal itu membuat Refi marah. Pria ini kemudian menusukkan pisau yang sudah disiapkan dari rumah. Korban ditusuk berulang-ulang. Mengenai bagian leher, punggung, dan pinggang. Tusukan di pinggang itulah yang tembus hingga ke paru-paru.

Baca Juga: