Berburu Takjil Buka Puasa di Pusdai Bandung di Hari Pertama Ramadhan

oleh -
Hari Pertama Ramadhan, Berburu Takjil Buka Puasa di Pusdai Bandung
Suasana: Masyarakat antusias berburu takjil buka puasa di Jalan Pusadai, Kota Bandung, pada ari pertama bulan suci Ramadan 2021, Selasa (13/4). FOTO: Muchammad Dikdik R Aripianto/Radar Bandung

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Sekitar 30 pedagang takjil atau kudapan khusus untuk buka puasa Ramadhan 1442 H lainnya berderet di kawasan Pusdai, Kota Bandung, Selasa (13/4/2021).

Pantauan Radar Bandung, hari pertama pada Puasa tahun kedua di masa pandemi Covid-19 ini, Pusdai tetap menjadi sasaran warga yang berburu takjil saat menjelang waktu berbuka.

Dari mulai pedagang kolak, sirup, es buah, cilor, gorengan dan pedagang lainnya berjajar di sisi jalan.

Seorang pengunjung, Rial (28), berbagi kesan. Baginya, berbuka di luar rumah untuk berburu takjil untuk buka Puasa merupakan suasana khas yang sangat dinikmati.

“Tentu ini salah satu hal yang dirindukan saat Ramadhan datang. Suasana ini sangat khas, berburu takjil menjelang buka Puasa,” kata Rial kepada Radar Bandung, Selasa (13/4).

Selain di Pusdai, Rial kerap berburu takjil untuk buka puasa di daerah Dipatiukur. Ragam panganan di dua tempat itu, sama-sama kaya.

Menurut Rial, warga yang datang ke Pusdai lebih didominasi keluarga, sementara Dipatiukur kebanyakan muda-mudi. “Mungkin karena kan dekat kampus, ya, lokasi kos-kosan mahasiswa,” katanya.

Rial melanjutkan, Pusdai juga termasuk lokasi berburu yang tergolong ideal. Sebab, lokasi persis bersebelahan dengan masjid. Sehingga, warga bisa langsung mendengan waktu berbuka dengan jelas. Selain itu, bisa langsung menunaikan ibadah Salat Magrib.

“Ideal, jadi orang yang ke sini tidak hanya mencari makan berbuka berpuasa bisa salat juga karena dekat masjid,” katanya.

Baca Juga: Cegah Kerumunan, Satpol PP Awasi Penjual Takjil di Kota Bandung

Pengunjung lain, Lilis (45) mengaku bahwa berburu takjil buka puasa pada awal Ramadhan telah menjadi tradisi keluarga yang sudah cukup lama dilakoni.

“Senang saja, sama suami dan anak-anak. Masuk pertengahan (puasa) baru biasanya kami mulai bikin-bikin sendiri, seperti kolak atau sirup es buah,” ungkapnya.

“Kekhawatiran berburu takjil saat pandemi ya ada saja, tapi tidak seperti tahun lalu. Sekarang kayaknya dari pemerintah juga sudah dilonggarkan. Yang penting pakai masker (menjaga protokol kesehatan),” pungkasnya.

(muh)