Tradisi Khatam Al-Quran di Bulan Ramadhan

oleh -
Tradisi Khatam Quran Saat Ramadhan
ILUSTRASI. FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Tradisi yang kerap dilakukan oleh muslim saat bulan suci Ramadhan adalah khatam Al-Quran. Baik lelaki maupun perempuan, tua dan muda, biasanya berlomba untuk tadarus Al-Quran selama sebulan hingga tamat.

Hal tersebut misalnya biasa Tanti (25) lakukan, seorang warga yang mukim di sekitaran kawasan Jalan Melania, Kota Bandung. Ia mengaku, hampir setiap Ramadhan meniatkan diri untuk khatam Al-Quran.

“Minimal tamat satu kali,” katanya saat dijumpai Radar Bandung di kawasan Masjid Pusdai, Kota Bandung.

Khatam Al-Quran, Berharap berkah dari bulan Ramadhan

Tanti sendiri berbagi kebiasaan yang ia lakukan saat tadarus selama Ramadhan. Kata Tanti, ia rutin membaca Al-Quran dengan perhitungan minimal dua lembar per waktu salat.

“Biasanya saya seperti itu, dua lembar per sholat. Misalnya subuh dua lembar, Dzuhur dua lembar, ashar dan lembar dan seterusnya. Terus saja seperti itu,” ungkapnya.

Baca Juga: Raih Lailatul Qadar, Baca Doa Ini di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Tanti berharap, dengan tadarus Al-Quran saat Ramadhan ia bisa mendapatkan berkah dari bulan yang suci ini. “Alhamdulillah, memang sudah terbiasa. Jadi, dibilang ya tidak berat juga sih (menjalaninya),” ucapnya.

Sementara, Hasbi Furqon (24) mengaku menargetkan satu hari untuk satu juz. Itu menjadi rutinitas yang ia jalani semasa Ramadhan. “Satu hari satu juz, ya, dengan begitu minimal bisa khatam Al-Quran satu kali saat Ramadhan ini,” katanya.

Baca Juga: Bacaan Doa dan Amalan Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Hasbi kerap menyempatkan bertadarus Al-Quran seusai sholat lima waktu, juga setelah salat Tarawih. Bagi mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kota Bandung itu, waktu seusai salat menjadi waktu yang cocok lantaran, kondisi rohani atau spiritual, katanya, masih kuat.

Baca Juga: Kumpulan Doa Sehari-hari yang Bisa Diajarkan pada Si Kecil

“Karena sehabis sholat rasanya beda saja kalau buat saya,” imbuhnya.

Program satu hari satu juz telah Hasbi lakukan sekitar tiga tahun terakhir. Ia berniat terus melakukan tradisi ini setiap Ramadhan. “Insyaallah, akan terus memantapkan niat. Semoga mendapat keberkahan karena di bulan suci ini nilai kebaikan itu akan berlipatganda,” pungkasnya.

(muh)