4 Fakta Babi Ngepet di Depok: 7 Warga Rela Bugil, Polisi Gali Kuburnya

oleh -
4 Fakta Babi Ngepet di Depok: 7 Warga Rela Bugil, Polisi Gali Kuburnya

Penangkapan seekor babi yang diduga babi ngepet di Depok, 7 orang warga harus rela bugil saat lakukan penangkapan, hingga polisi kembali menggali kuburan babi tersebut

RADARBANDUNG.id, DEPOK – Warga RW4 Kel. Bedahan, Kec. Sawangan, Depok menangkap seekor babi yang diduga babi ngepet, Selasa (27/4) sekira pukul 00:20 WIB.

Penangkapan babi berwarna hitam itu dilakukan warga yang sering terjadi uang yang hilang.

Ketua RW4 Kelurahan Bedahan, Absul Rosad mengungkapkan, sempat beberapa kali melihat kemunculan babi saat ada kejadian uang hilang.

“Ya kalau untuk melakukan aksi, kita sampai berminggu-minggu, bulan lalu sering terjadi kehilangan. Jadi ini kan bukan baru sekali dia (babi ngepet) ini. Kejadian nya itu dia itu sudah pernah ketangkap, cuma yang nangkepnya masih menggunakan pakaian. Jadi hilang babinya,” ujar Abdul.

Penangkapan Pertama Gagal

Abdul menyampaikan, babi ngepet ini pernah dicoba ditangkap sewaktu masih dalam wujud manusia. Namun, saat ditangkap, orang yang diduga babi ngepet ini kabur dengan memakai jubah hitam.

“Babinya hilang. Jelang berapa minggu lagi, beraksi lagi, ketahuan warga lagi, dia menghilang lagi. Mungkin apesnya baru tadi malam. Jadi tadi malam itu, dia ini sebelum berubah wujud jadi babi, semalam itu pakai jubah hitam,” terang Abdul melansir Radar Depok.

Warga Telanjang Bulat Tangkap Babi

Abdul menceritakan, warga sudah berjaga dan siap menangkap babi tersebut. Saat babi terlihat dan akan melakukan aksi ketiga kalinya, warga langsung telanjang demi menangkap makhluk yang disebut-sebut babi jadi-jadian itu.

“Sudah mantau, jadi lampu pada dimati-matikan, karena semalam terang bulan juga. Jadi memang benar-benar jelas, itu mulai dari dia berbentuk orang dengan jubah hitam sampai dia berubah jadi babi ngepet, jelas. Itu warga sudah ngintip semua dari rumah masing-masing, gitu,” bebernya.

Ia menerangkan, penangkapan babi ini cukup unik. Sebab, orang yang menangkap harus dalam keadaan telanjang bulat, tanpa sehelai benang pun menempel di tubuhnya.

Total ada 7 orang yang melakukan penangkapan terhadap binatang yang diduga siluman tersebut.

“Jadi bagi warga yang nggak melepas pakaian mah, dia nggak bisa melihat. Jadi semalam jam 00:20 WIB apeslah dia ditangkap kita. Iya pada bugil yang nangkep. Jadi kalau nggak bugil, nggak bisa, kita nggak bisa melihat,” imbuhnya.

Abdul menuturkan, setelah tertangkap, babi ini ditaruh di sebuah kandang buatan di rumah warga. Ia juga mengultimatum, jika tidak ada yang mengakui atau mengambil babi ini, warga di sana akan membunuh babi tersebut.

“Jadi kalau nanti kita tunggu sampai magrib, nggak ada yang dari pihak keluarga nggak ada yang datang (mengambil babi ini), terpaksa kita musnahkan,” tegasnya.

Kemarahan warga terhadap babi itu bukan tanpa alasan. Sebab, belakangan warganya banyak yang mengaku kehilangan uang di dalam rumah mereka. “Yang jelas uang, termasuk saya sendiri uang hilang. Saya hilang Rp900 ribu, belum warga lain Rp2 juta, Rp3 juta, Rp500 ribu, variatif lah,” tukasnya.

Babi Dipotong dan Dikubur

Sementara itu, salah satu warga RT2/4 Kelurahan Bedahan, Suhanda mengaku, babi itu akhirnya dipotong pada siang harinya, lantaran warga khawatir babi itu bisa kabur dan menghilang.

Selain itu, kehadiran babi itu juga menyebabkan kerumunan akibat masyarakat yang penasaran dengan desas – desus yang beredar tentang babi ngepet.

“Babi sudah kami potong karena untuk mencegah terjadinya kerumunan warga yang lebih besar, dari malam hingga siang memang cukup banyak warga yang datang ke lokasi, sudah hasil musyawarah dengan aparat keamanan,” ujar Suhanda selaku eksekutor.

Suhanda mengaku, tidak kesulitan saat memotong babi berwarna hitam itu lantaran babi tidak melakukan perlawanan sama sekali.

“Karena kondisi babi sudah lemas. Babi kami potong buntut lebih dulu, kemudian baru kepalanya. Keluar darah segar seperti layaknya memotong ayam atau kambing,” bebernya.

Proses pemusnahan babi itu tidak memerlukan banyak tenaga, hanya dikerjakan 2 orang saja. Sebab, kondisi babi sudah lemas dan ukurannya juga tidak besar.

“Berdua saja saya potongnya. Walaupun sudah dipotong tapi enggak berubah wujud jadi manusia. Ukuran Babi tetap sama seperti baru ditangkap,” katanya.

Setelah dipotong menjadi 3 bagian, kemudian babi tersebut dikubur di kebun tak jauh dari lokasi penemuan awal. “Sudah dikubur di dekat lokasi penangkapan,” ucapnya.

Menanggapinya, Kapolsek Sawangan, AKP Rio Mikael Tobing menegaskan, sampai saat ini fakta yang ditemukan pihaknya hewan tersebut murni babi. “Kalau terkait temuan babi kita bicara faktanya,” ucapnya.

Rio mengakui, sempat menerima laporan ada warga yang menangkap seekor babi yang diduga babi ngepet. “Nah terkait dengan penanganannya karena dikhawatirkan timbul kerumanan massa, akhirnya kita lakukan pembubaran, sebab sekarang masih pandemi Covid-19,” terangnya.

Kemudian, pada warga yang menangkap akhirnya disepakti babi itu untuk dieksekusi siang hari, dan dimakamkan di sekitaran rumah yang melakukan penangkapan.

“Soal adanya warga yang sering kehilangan uang kita belum dapat laporannya. Kita pun baru tahu katanya ada yang sering mengalami pencurian. Nah ini akan kami lakukan patroli secara rutin,” ujarnya

Lebih lanjut Rio mengatakan, dari fakta yang ada, tidak ditemukan keanehan pada babi tersebut. Secara fisik kondisi babi saat kami temukan babi normal seperti babi hutan dan ukurannya sudah kecil.

“Kalau ada yang bilang dari besar terus mengecil faktanya saat anggota kesana ditemukan kecil,” jelasnya.

Baca Juga: Terekam CCTV, Ada Babi Ngepet yang Berkeliaran di Depok

Rio menegaskan, pihaknya tak ingin mengambil kesimpulan hanya berdasarkan cerita yang berkembang di tengah masyarakat. “Kita belum bisa menyimpukan karena faktanya yang kami temukan hanya seekor babi,” ucapnya.

Ia berharap, warga tetap tenang dan tidak menimbulkan kegaduhan dengan adanya kejadian tersebut.  “Apabila ada yang merasa kecurian agar segera menghubungi aparat supaya segera ditangani,” tutupnya.

HalamanBerikutnya: Kuburan babi dibongkar pihak kepolisian