backgroundimg

Mayapada Healthcare Luncurkan Liver, Metabolic & Wellness Center, Deteksi Dini Kasus Liver yang Sering Tak Disadari

Mayapada Healthcare Luncurkan Liver, Metabolic & Wellness Center, Deteksi Dini Kasus Liver yang Sering Tak Disadari

RADARBANDUNG.ID, BANDUNG-Mayapada Healthcare meluncurkan Liver, Metabolic & Wellness Center () di Bandung sebagai respons atas meningkatnya kasus penyakit liver yang kerap tidak terdeteksi sejak dini.

Layanan ini dirancang untuk fokus pada deteksi dini, pencegahan, serta penanganan komprehensif penyakit liver yang berkaitan dengan gangguan metabolik, seperti obesitas, diabetes, dan dislipidemia.

Hospital Director Bandung, dr Irwan Susanto Hermawan mengatakan, penyakit hati metabolik menjadi tantangan serius karena sering berkembang tanpa gejala.
“Banyak pasien baru menyadari kondisinya ketika sudah memasuki tahap lanjut. Melalui , kami mendorong perubahan pendekatan dari pengobatan menjadi deteksi dini dan pencegahan yang lebih terintegrasi,” ujar dr Irwan kepada awak media usai launching Liver, Metabolic & Wellness Center () di Bandung, Jumat (10/4/2026).

LMWC menghadirkan layanan terintegrasi untuk kesehatan liver, gangguan metabolik, serta pengelolaan berat badan. Fokus utama layanan ini adalah mengidentifikasi risiko sejak dini, termasuk obesitas, diabetes, dislipidemia, dan sindrom metabolik, sehingga pasien dapat memperoleh penanganan yang dipersonalisasi.

Layanan ini didukung tim multidisiplin, mulai dari dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterohepatologi, bedah digestif, endokrin-metabolik-diabetes, gizi klinik, hingga kedokteran olahraga.
Alur pelayanan mencakup skrining awal, evaluasi medis, pendampingan gizi, terapi, hingga tindakan lanjutan dengan pemantauan rutin.
Secara teknologi, LMWC memanfaatkan metode non-invasif seperti elastografi FibroScan® untuk menilai kondisi jaringan hati, serta Total Body Matrix Assessment (TBMA) untuk mengevaluasi komposisi tubuh dan indikator metabolik pasien.

Dokter Spesialis Bedah Konsultan Bedah Digestif, Prof Dr dr Reno Rudiman menegaskan, obesitas merupakan salah satu akar utama gangguan metabolik, termasuk perlemakan hati atau fatty liver. Ia mengingatkan, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi sirosis hingga kanker hati jika tidak ditangani dengan tepat.

“Fatty liver, yang kini dikenal sebagai Metabolic Dysfunction Associated Steatotic Liver Disease (MASLD), merupakan penyakit hati paling umum di dunia dengan prevalensi sekitar 30 persen populasi dewasa,” kata Prof Reno.

Menurutnya, penanganan tidak cukup hanya dengan obat, tetapi harus disertai perubahan gaya hidup, seperti pola makan sehat, aktivitas fisik, serta pengelolaan berat badan. Dalam kasus tertentu, tindakan bariatric surgery dapat menjadi opsi efektif.

Center of Excellence Manager Mayapada Healthcare dr Steven Widjaja MARS mengungkapkan, layanan Liver, Metabolic & Wellness Center (LMWC) untuk menjawab kebutuhan warga terkait pentingnya pemeriksaan kesehatan metabolisme tubuh salah satunya liver.

“Sekarang pemeriksaan menggunakan prosedur non-invasif (tanpa luka/jarum) melainkan menggunakan elastography dengan gelombang ultrasound atau MRI untuk mengukur kekakuan jaringan hati guna mendeteksi fibrosis (jaringan parut) atau sirosis secara cepat dan akurat,” tuturnya.

Di sisi lain, dr Steven menjelaskan gejala dengan penyakit liver datang tanpa diketahui. Bahkan sebagian pasien yang datang datang tanpa gejala.

“Justru yang datang ke tempat kami sudah dengan gejala kondisi tahap akhir dan butuh penanganan. Oleh karena itu kami mau mengedepankan layanan ini untuk meningkatkan awareness agar warga lebih perhatian terhadap kesehatan hati,” pungkasnya.

Hadirnya LMWC sebagai bagian dari Gastrohepatology Center menegaskan komitmen Mayapada Healthcare dalam memperluas akses layanan kesehatan liver dan metabolik secara komprehensif. Saat ini, layanan tersebut telah tersedia di sejumlah kota besar, termasuk Jakarta, Tangerang, Bogor, Surabaya, dan Bandung, serta akan segera hadir di Jakarta Timur.

Masyarakat dapat memperoleh informasi lebih lanjut melalui Call Center 150770, WhatsApp 0817-17-150770, maupun aplikasi MyCare. (nto)

 

Bagikan: 24 WhatsApp X Facebook
Mendengarkan Memuat suara…
0:00

Browser Anda tidak mendukung Text to Speech. Gunakan Chrome, Edge, atau Safari terbaru.