RADARBANDUNG.ID, BANDUNG— Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat terus mendorong kesetaraan akses terhadap produk dan layanan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Komitmen tersebut disampaikan Kepala OJK Jawa Barat, Darwisman, dalam penutupan Program Pelatihan Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) bagi petugas pelayanan perbankan di Auditorium Bandung Creative Hub, Senin (18/5/2026)
Darwisman menegaskan bahwa pelatihan BISINDO tidak hanya bertujuan menambah keterampilan pegawai frontliner bank, tetapi juga menjadi langkah nyata menghadirkan layanan keuangan yang lebih inklusif. Menurutnya, para peserta diharapkan mampu menjadi duta inklusi yang membuka akses layanan perbankan lebih luas bagi penyandang disabilitas.
“Visi kami jelas, no one left behind. Tidak boleh ada masyarakat yang tertinggal dalam memperoleh akses layanan keuangan,” ujarnya.
Baca juga: Punya Bisnis Tapi Masih Stuck? Coba Cek Hal Ini Supaya Bisnismu Naik Level!
Dalam kesempatan tersebut, OJK Jawa Barat juga mendorong industri perbankan untuk mengadopsi Pedoman SETARA sebagai standar pelayanan keuangan yang ramah disabilitas. Kegiatan ini sekaligus menjadi penanda dimulainya Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026.
Pemerintah Kota Bandung turut mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara OJK, industri perbankan, dan komunitas disabilitas.
KepalaBagian Perekonomian Setda Kota Bandung, Dicky Wishnumulya, menyebut Program DIA KITA menjadi bukti nyata bahwa inklusi keuangan bukan sekadar slogan, melainkan bentuk komitmen bersama.
Baca juga: bank bjb Perkuat Sinergi dengan Lanud Husein Sastranegara melalui Penandatanganan Pedoman Kerjasama
Ia berharap para frontliner yang telah mengikuti pelatihan Bisindo dapat segera menerapkan kemampuan komunikasi inklusif di lingkungan kerja masing-masing agar layanan perbankan di Kota Bandung semakin ramah bagi penyandang disabilitas.
Kegiatan ini dihadiri lebih dari 150 peserta yang terdiri atas perwakilan perbankan, komunitas disabilitas, dan jajaran pemerintah daerah. Program DIA KITA (Disabilitas Berdaya, Keuangan Inklusif Tercipta) sendiri merupakan inisiatif unggulan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Bandung dalam memperluas akses keuangan secara merata tanpa diskriminasi.
Pelatihan intensif Bisindo yang berlangsung sejak 15 April 2026 berhasil membekali 37 frontliner dari 30 instansi perbankan dengan keterampilan komunikasi inklusif. Pelatihan tersebut melibatkan Guru Teman Tuli dari Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia dengan materi yang disusun secara kontekstual sesuai kebutuhan nasabah disabilitas.
Baca juga: Butuh Dana Cepat untuk Berbagai Kebutuhan? BRI Multiguna Karya Bisa Cair dalam 1 Hari
Seremonial Kick-Off Bulan Literasi Keuangan 2026 ditandai dengan penabuhan kendang secara simbolis. Pada kesempatan yang sama, OJK juga menyerahkan flyer literasi keuangan dalam format huruf braille yang dilengkapi barcode menuju audiobook bagi penyandang disabilitas netra sebagai bentuk inovasi literasi yang adaptif.
Rangkaian kegiatan BLK 2026 akan berlangsung sepanjang Mei hingga Juni 2026 dengan berbagai agenda edukasi keuangan, sosialisasi pencegahan pinjaman online ilegal, kampanye perlindungan konsumen, hingga penganugerahan Financial Literacy Award.
Melalui momentum ini, OJK Jawa Barat menegaskan bahwa penguatan literasi dan inklusi keuangan membutuhkan sinergi antara regulator, pemerintah daerah, pelaku usaha jasa keuangan, serta komunitas masyarakat. OJK juga berkomitmen menghadirkan layanan keuangan yang aman, inklusif, dan berkelanjutan demi mewujudkan kemandirian ekonomi yang setara bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. (nto)