Logistik Pilpres Masih Banyak Kekurangan

oleh -
Sejumlah persiapan jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang. (dok. JawaPos.com)

RADARBANDUNG.ID CIMAHI – Tiga bulan menjelang pencoblosan, KPU Kota Cimahi sudah menerima logistik pemilu namun masih ada beberapa kekurangan.

Logistik yang sudah diterima dari KPU RI dan KPU Jawa Barat antara lain kotak suara, bilik suara, tinta, segel, dan sampul. Namun jumlahnya masih belum mencukupi.

“Memang masih ada kekurangan untuk kotak suara, bilik suara, tinta, dan sampul. Jadi jumlah yang kita terima tidak sesuai,” ungkap Ketua KPU Kota Cimahi, Mochamad Irman saat dihubungi Radar Bandung, Minggu (10/2/2019).

Logistik berupa kotak suara yang sudah diterima sebanyak 7.692 kota, padahal kebutuhannya sebanyak 7.898 kotak. Untuk bilik suara, kebutuhannya mencapai 6.288 buah, sedangkan yang diterima baru 6.236 buah. Kebutuhan tinta mencapai 3.144 buah namun yang diterima baru 3.132 buah.

“Jadi kekurangan kotak suaranya 206 buah, kekurangan bilik suaranya 52 buah, dan kekurangan tinta sebanyak 12 buah,” bebernya.

Kekurangan logistik itu lantaran pengajuan awalnya itu berdasarkan penghitungan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang didasarkan pada Daftar Pemilih Sementara (DPS), yakni 1.566 TPS.

“Tetapi setelah perbaikan DPT, jumlah berubah jadi 1.572 TPS. Akhirnya ada kekurangan akibat penambahan TPS,” jelasnya.

Selanjutnya, untuk kekurangan sampul di tingkat TPS mencapai 716 set, dari kebutuhan total 81.744 set. Tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) mencatat kekurangan sampulnya mencapai 75 set, dari kebutuhan total 108 set.

Sedangkan untuk tingkat kota sudah mencukupi, yakni 32 set sampul.

“Jenis sampulnya ada 17 jenis. Termasuk sampul untuk kotak suara,” tuturnya.

Untuk kelengkapan khusus di TPS sudah diterima seluruhnya. Sebab, pengadaannya langsung dilakikan oleh KPU Kota Cimahi, termasuk kebutuhan ATK dan sebagainya.

“Jadi, kebutuhan logistik rata-rata sudah siap di atas 80 persen. Kebutuahn ATK sudah 100 persen siap karena pengadaannya oleh KPU kota,” bebernya.

Pihaknya mengaku sudah mengajukan kekurangan sejumlah kebutuhan logistik itu, baik kepada KPU RI maupun KPU Jawa Barat. Penambahan logistik tergantung kesiapan dari penyedianya.

“Kekurangan jumlah sudah diajukan, tapi melihat dulu kesiapan pengadaan dari penyedia, mungkin butuh waktu tapi tidak sampai mendadak,” tandasnya

Seluruh kebutuhan logistik Pemilu 2019 itu disimpan di Gedung LKMD Padasuka, Kota Cimahi.

** Whisnu Pradana