Jumlah Pasien DBD di Cimahi Mulai Menurun

oleh -
Foto: Whisnu Pradana/Radar Bandung

RADARBANDUNG.ID, BANDUNG – Hampir sebulan lebih berjalan, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi di Kota Cimahi masih menunjukkan tren kenaikan.

Di RSUD Cibabat Kota Cimahi, hingga Jumat (15/2/2019), jumlah pasien DBD yang dirawat inap sebanyak 86 orang pasien. Mereka dirawat di ruang perawatan yang menyebar di Gedung A, C, D, E, maupun di ruang tambahan di lantai 2 Gedung Instalasi Gawat Darurat menggunakan pelbed.

“Masih belum turun, stabil di angka itu. Pernah turun sampai 75 pasien, tapi naik lagi delapan puluh dua, delapan puluh tiga totalnya paling banyak pernah 89 orang beberapa minggu lalu tetapi segitu-segitu aja. Jadi setiap hari jumlahnya naik turun.” ungkap Wakil Direktur RSUD Cibabat, Ricard Nicholas, saat ditemui di RSUD Cibabat, Jalan Amir Machmud, Jumat (15/2).

Saat ini, pasien yang dirawat di RSUD Cibabat kebanyakan berasal dari Kota Cimahi. Kemudian sisanya tersebar dari beberapa daerah sekitar.

“Dari 86 pasien DBD yang dirawat sekarang 50 orang diantaranya merupakan warga kota Cimahi, terdiri dari 28 pasien dewasa dan 22 pasien anak. Kemudian dari Kabupaten Bandung Barat 28 orang, Kota Bandung 7 orang dan Kabupaten Bandung 1 orang,” ujarnya.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi, dr. Fitriani Manan mengatakan, secara nasional kasus DBD juga terus mengalami peningkatan.

“Se-Indonesia kasusnya meningkat, termasuk di Provinsi Jabar. Di RSUD Cibabat misalnya, posko khusus DBD full. Di rumah sakit lain kasus terbesar DBD,” imbuhnya.

Ciri-ciri demam berdarah kini sulit terdeteksi sehingga penderita DBD kebanyakan baru datang ke dokter setelah penyakit cukup parah.

“Kalau ada gejala demam 3 hari, segera periksa ke dokter dan lakukan tes darah. Kalau disuruh kontrol harus ikut, kondisi demam turun bisa jadi virusnya masih ada,” tuturnya.

Pihaknya meminta masyarakat melakukan pencegahan penyebaran DBD secara kontinu dengan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

“Lakukan pencegahan dengan PSN, bukan minta fogging, karena itu hanya mematikan nyamuk dewasa sedangkan sejak dari jentik sudah mengandung virus DBD,” tandasnya.

Penulis: Whisnu Pradana