189 ASN esselon III dan IV Dirotasi

oleh -
Ilustrasi

RADARBANDUNG.ID, CIMAHI – Sebanyak 189 ASN esselon III dan IV di lingkungan Pemerintahan Kota Cimahi kembali dirotasi oleh Walikota Cimahi, Ajay M. Priatna, dan wakilnya, Ngatiyana.

ASN yang dirotasi dan dilantik yakni setingkat kepala bidang dan kepala seksi serta pejabat fungsional. Diantara yang dirotasi, ada juga ASN yang mendapatkan promosi jabatan.

Menurut Ajay, tak ada urgensi khusus yang menyebabkan pihaknya melakukan rotasi untuk yang ke tiga kalinya dalam masa kepemimpinan dia dan wakilnya.

rotasi yang dilakukan merupakan hal biasa dalam sebuah organisasi termasuk di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi, yang notabenya sebuah organisasi besar.

“Ini hanya penyegaran saja, tidak ada urgensi khususnya. Tidak juga karena permintaan kiri dan kanan, jadi bukan sesuatu yang baru. Kami harapkan lebih optimal kinerjanya, yang sudah baik mudah-mudahan jauh lebih baik,” ungkap Ajay saat ditemui di Lapangan Macan Jalan Permana, Kota Cimahi, Rabu (27/2).

Sebagai abdi negara yang bekerja di pemerintahan, ASN jelas harus siap dirotasi. Untuk itu, ia meminta agar ASN lebih cepat beradaptasi di tempat yang baru.

“Iya harus lebih cepat adaptasi, tidak ada target berapa lama. Ya adaptasi boleh, tapi tidak berlama-lama juga,” katanya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, dr. Fitriani Manan, menjadi satu dari 189 ASN yang dirotasi. Ia kini akan menempati peran baru sebagai Sekretaris Dinas Sosial Kota Cimahi.

Dia mengaku sudah siap untuk menjalankan tugas di tempat yang baru, namun harus melakukan sertijab di tempat yang lama agar semua tugas yang belum selesai bisa dituntaskan.

“Sudah jadi hal yang biasa ASN dirotasi, dan harus siap juga. Tentu di tempat yang baru harus langsung bisa bekerja meskipun butuh sedikit adaptasi dulu,” katanya.

Menurutnya, tak ada kendala yang kentara dari perpindahannya kali ini. Sebab, untuk bekerja di Dinsos bukan sesuatu yang asing karena sebelumnya ia sempat menjadi pengurus Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S).

“Antara Dinkes dan Dinsos itu sebetulnya sering berkaitan, karena ada program kesejahteraan sosial, dan kebetulan saya juga pengurus disitu. Jadi ya sudah siap,” tegasnya.

Penulis: Whisnu Pradana