Satpol PP Kota Bandung Sikat Penyakit Masyarakat

oleh -

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Bandung bersama Satgas TNI-Polri amankan tujuh PSK, 10 pasangan mesum dan 200 botol minuman beralkohol. Operasi penyakit masyarakat (pekat) itu dilakukan Kamis (16/5) malam.

Kepala Seksi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Kota Bandung, Mujahid Suhada menjelaskan, razia gabungan bersama satgas TNI-Polri tersebut dilakukan guna menindaklanjuti Peraturan Daerah (Perda) Kebersihan, Ketertiban, Keindahan (K3) serta Perda minuman beralkohol.

“Tujuh PSK kita amankan dari tiga lokasi yaitu Jalan Otista, Kebon Jati dan kawasan Ciateul,” ucap Mujahid.

Sedangkan untuk minuman alkohol, Mujahid menuturkan, jenis alkohol yang dirazia masuk kedalam golongan A sampai golongan C. Minuman tersebut didapati dari satu toko yang berada di Jalan Kembang Sepatu, Kota Bandung.

“Modusnya sebagai penjual jamu, ternyata setelah kami bongkar banyak minuman beralkohol yang disembunyikan,” ungkapnya.

Selain itu Satpol-PP Kota Bandung juga mengamankan 10 pasangan yang tidak bisa menunjukan identitas status. Bahkan terdapat juga satu pasangan manula.

“Kami menemukan pasangan manula ya, kisaran umur 50 hingga 60 tahun, modusnya saat kami periksa ke kamar dia tidak bisa menunjukan identitas (status pernikahan),” tuturnya.

Mujahid menegaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan kejaksaan serta Pengadilan Negeri untuk menindaklanjuti hasil dari razia tersebut.

“Kami akan proses untuk sidang tipiring (Tindak Pidana Ringan),” tegasnya.

Mujahid menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi kepada Dinas Pariwisata Kota Bandung sebagai pengawas dan pengendali pariwisata untuk berkomunikasi dengan pengusaha hotel agar tidak menerima pasangan diluar nikah atau pasangan asusila.

“Sebetulnya kita selalu melakukan imbauan untuk dinas pariwisata selaku pengawasan dan pengendalian pariwisata kota bandung, tapi kondisi di lapangan seperti itu, ya kita tetap bisa menemukan,” pungkasnya.

(azs)