Memajukan Pariwisata Melalui Kompepar

oleh -
dok Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat.

RADARBANDUNG.ID, KUNINGAN – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Jawa Barat menggelar Jambore Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) untuk mengoptimalkan pariwisata berbasis potensi SDM dan Alam Pariwisata di Kabupaten Kuningan.

Kepala Disparbud Jawa Barat, Dedi Taufik melalui Kabid Destinasi Pariwisata Disparbud Jabar Iwan Priatna menyebut, kegiatan yang digelar bersamaan dengan Hajat Bumi Desa Cibuntu Kabupaten Kuningan ini, membahas kemajuan Kompepar di Kuningan.

“Jambore Kompepar perlu diselenggarakan untuk peningkatan daya doromg  pariwisata baik oleh masyarakat itu sendiri maupun oleh berbagai pihak. Sehingga menurutnya,  dapat memajukan pariwisata, agar terarah dari segi evaluasi atau progress kepariwisataan bisa terkontrol,” ujarnya dalam berita yang diterima Radar Bandung, Minggu (20/10/2019).

Ia menyebut, ada 60 persen di Kabupaten Kuningan, sektor  pariwisata dikelola oleh masyarakat, 20 persen swasta dan sisanya 20 persen perusahaan daerah. Seperti Desa wisata Cibuntu Kabupaten Kuningan ini,dikelola oleh masyarakat.

Dikatakannya juga, Desa Cibuntu  sangat mengacu pada  Sapta Pesona, sebagai konsep dasar pengembangan pariwisata berbasis Desa Wisata. Kompepar sebagai wadah aplikasi atau pelaksanaan di lapangan, menurutnya sangat penting dalam pengelolaan Desa Wisata.

“Seperti menjaga kenyaman tamu yang menjadi prioritas prisip di Desa Wisata Cibuntu. Ini juga perlu adanya kesadaran masyarakat untuk menciptakan dan mengembangkan pengelolan pariwisata, investasi Desa Wisata Cibuntu yang berusaha untuk mandiri. Masyarakat juga harus sadar ada keuntungan dari pariwisata berbasis Desa Wisata,” bebernya.

Sebagai Desa Wisata di Kabupaten Kuningan, Desa Cibuntu juga menujunkan kelasnya, dengan meraih penghargaan Indonesia Sustainable Tourism Award  (ISTA) kategori Green Destination dari Kementrian Pariwisata RI, dalam acara kegiatan Karnaval Seren Tahun Hajat Bumi Desa Cibuntu.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kuningan Tedy Suminar mengungkapkan, Jambore Kompepar penting  untuk lebih mengedepankan kesadaran masyarakat akan pariwisata, sebagai konsep dasar pengembangan Desa Wisata Cibuntu.

“Di Desa Cibuntu ada homestay, kemudian juga ada atraksi seni dan budaya khas Kuningan serta berbagai  situs budaya. Ini perlu terus dikembangkan,”ucapnya.

Sementara dalam Jambore Kompepar yang diikuti 47 orang dan digelar berbarengan dengan acara Hajat Bumi Desa Cibuntu, yang juga dihadiri Bupati Kuningan. Selain itu juga, merupakan rangkaian acara West Java Festival yang akan diselenggarakan  1 hingga 3 Nopember 2019.

(nida khairiyyah)