GoZakat Mudahkan Pembayaran Zakat Anak Milenial

oleh -
Head of Islamic and Universal Growth Kiitabisa.com, Ahmad Mujahid, Managing Director GoPay, Budi Gandasoebrata, dan Direktur Operasi BAZNAS, Wahyu Kuncahyo dalam acara peluncuran GoZakat, inovasi zakat digital yang dikembangkan oleh GoPay bersama dengan Kitabisa.com dan lembaga amal zakat terpercaya seperti BAZNAS di Crowne Plaza Bandung, Selasa (6/11).

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Untuk memudahkan masyarakat dalam membayar zakat, GoPay dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meluncurkan GoZakat. Potensi zakat di Indonesia yang setiap tahunnya meningkat, diharapkan diikuti dengan generasi milenial yang mulai sadar berzakat.

Pengguna GoPay bisa membayar zakat lebih dekat dan mudah lewat fitur GoBills yang tersedia di aplikasi GoJek. Peluncuran inovasi ini melanjutkan misi memudahkan masyarakat dalam membantu sesama lewat donasi digital. GoZakat diluncurkan pada World Zakat Forum yang dihadiri 300 tokoh organisasi pengelola zakat dari 28 negara.

Donasi digital rupanya bukan hal baru di Indonesia, sebelumnya GoPay sudah memperkenalkan hal ini pada bulan Ramadan 2018. Masyarakat bisa berdonasi hanya dengan menscan barcode yang tersedia dan dana akan langsung masuk. Melihat antusias tinggi terlebih potensi zakat Indonesia yang mencapai Rp 280 triliun, akhirnya GoPay melanjutkan cara tersebut.

“Kami melihat sambutan positif dari masyarakat, awalnya yang diperkenalkan yakni donasi hanya lewat pemanfaatan kode QR. Tapi sekarang, GoPay sudah bisa dimanfaatkan untuk berdonasi melalui dua cara lainnya, yaitu GoBills dan GoGive atau melalui online crowdfunding platform,” kata Managing Director GoPay, Budi Gandasoebrata pada acara ‘World Zakat Forum’ di Crowne Plaza Hotel, Selasa (5/11).

Sampai Oktober 2019, kenaikan donasi digital menggunakan GoPay mencapai 1.300 kali lipat dan donasi yang terkumpul mencapai Rp 63 miliar. Budi menambahkan dengan GoZakat, dana yang terkumpul akan langsung disalurkan ke badan-badan zakat yang ada di Indonesia, seperti BAZNAS, Baitul Maal Hidayatullah, LAZISMU, LAZISNU, Rumah Yatim, dan Rumah Zakat.

Ditempat yang sama, Direktur Operasi BAZNAS, Wahyu Kuncahyo mengungkapkan dengan GoZakat pihaknya menyasar generasi milenial untuk berzakat. “Semua orang sekarang pegang gadget. Kita berusaha memahami muzaki zakat,” ucapnya.

Potensi zakat sebesar Rp 280 triliun, tahun depan dia menargetkan kenaikan 30 persen. Angka tersebut diperoleh dari generasi milenial yang melakukan pembayaran zakat di GoZakat. Sedangkan tahun ini peningkatan 15 persen berhasil diraih dari kanal digital tersebut.

Inovasi zakat digital ini merupakan bagian dari program GoPay for Good yang diinisiasikan oleh GoPay untuk memudahkan masyarakat dalam membantu sesama lewat donasi digital. Saat ini, GoPay for Good telah bekerjasama dengan 400 lembaga non-profit dan rumah ibadah di 21 provinsi dan 41 kota di seluruh Indonesia.

(fid)