Ketagihan Main Film Horor

oleh -
Pemain Film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2, Lutesha dan Arya Vasco menyapa warga Bandung pada screening film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 di Transmart Buah Batu, Minggu (23/02/2020).

RADARBANDUNG.com, BANDUNG – FILM horor Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 siap tayang di layar bioskop Indonesia. Dijadwalkan tayang 27 Februari, para pemain film karya sutradara Timo Tjahjanto ini melakoni pemutaran terbatas di Kota Bandung.

Pada kegiatan ini hadir dua aktor pendukung yaitu Lutesha dan Arya Vasco. Mereka berbagi cerita tentang keseruan selama shooting serta mengaku ketagihan main di film horor. Pemeran karakter Leo, Arya Vasco mengungkapkan untuk terlibat di film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 dia harus mengikuti proses casting. Saat disodori naskah, dia sudah yakin sekali untuk terlibat di film ini.

“Aku memang sudah nonton film Sebelum Iblis Menjemput. Jujur saja, hampir lima tahun belakangan ini aku nonton semua filmnya mas Timo. Sejak awal, aku tahu mas Timo akan membuat Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 sebagus yang pertama,” katanya di Transmart Buah Batu, Jalan Buah Batu, belum lama ini.

Vasco menerangkan di film ini dia memainkan karakter yang berbeda. Katanya, Leo memiliki karakter emosional, sehingga kesulitan mengatur emosi. “Tantangannya, bagaimana caranya agar aku lagi marah, aku harus tetap bisa mengucap dialog yang jelasnya itu sulit,” sambungnya.

Lebih lanjut, Vasco menjelaskan kesulitannya mengatur emosi adalah bagaimana agar emosi dan dialog bisa sejalan. Tidak ada yang lebih dan kurang. Menurutnya, setelah bermain di film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 dia jadi tertarik main di film horor.

Pasalnya, karakter di film horor punya latar belakang yang berlapis dan cenderung tak biasa. “Karakter di film horor bisa sangat lepas, jadi seru. Selain itu, karena karakternya punya layer, saya sebagai pemain harus mengulik latarbelakang,” sambungnya.

Senada dengan Lutesha, wanita pemilik rambut panjang ini juga mengaku ketagihan bermain film horor. Apalagi film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 menjadi film horor pertamanya selama terjun ke dunia akting. Saat shooting dia bisa melakoni akting yang ekstrem.

“Kalau main film drama kan dialog dan aktingnya seperti sehari-hari. Nah, di film horor aku bisa akting ekstrem, misalnya menangis sekencangnya atau ketakutan. Aku merasa bisa lebih berakting, engga perlu ditahan-tahan,” ujarnya.

Sebagai penggemar film-film karya Timo, dia bersyukur bisa terlibat pada salah satu produksi filmnya. Katanya, sejak Timo merilis film Rumah Dara (2009), Lutesha langsung jatuh hati. Menurutnya, dibandingkan sekuel pertamanya, film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 memiliki alur yang lebih rock and roll.

Apalagi kehadiran sembilan karakter berbeda dan membuat adegan penyiksaannya juga berbeda-beda. “Kalau kata mas Timo, film yang pertama itu lebih ke horor klasik. Sementara itu, yang kedua ini jump scares dikurangi, tapi suasana horor dan ceritanya lebih intens. Selain itu, banyak adegan action, kayak naik rollercoaster,” terangnya.

Ia mengaku selama menjalani proses syuting, mereka tidak pernah mengalami pengalaman horor atau menyeramkan. Semua dibuat aman dan selalu ada banyak kru profesional yang terlibat, termasuk para pemain pengganti.

Katanya, sebelum menjalani syuting dia dan para pemain menjalani proses workshop selama satu bulan. Beberapa adegan ekstrem harus dilakoni Lutesha demi mendapatkan hasil yang sempurna.

Film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 produksi bersama Frontier Pictures, Legacy Pictures, Rapi Films, dan Brown Entertainment. Selain Lutesha dan Arya Vasco, film ini juga menampilkan Chelsea Islan, Shareefa Danish, Karina Salim, Baskara Mahendra, Widika Sidmore, Hadijah Shahab, dan Aurelie Moeremans.

(fid/b)