Dinas Lingkungan Hidup Jabar Cetak Kader Ecovillage Jadi Jurnalis

oleh -
Kepala Seksi Konservasi Lingkungan dan Keanekaragaman Hayati Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, Nita Nilawati Walla, S.P., M.Si, Corporate Affairs Executive Public Affairs, Communications and Sustainability Coca-Cola Amatil Indonesia, Djachri Surahman (tengah barisan kedua), foto bersama para peserta pelatihan jurnalistik. Foto:Istimewa

RADARBANDUNG.id, KBB – Salah satu upaya pendekatan penyelesaian masalah yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, yaitu dengan melakukan fasilitasi, pembinaan dan koordinasi Pengembangan Gerakan Ecovillage (Desa/Kelurahan Berbudaya Lingkungan).

Gerakan Ecovillage merupakan kegiatan berbasis masyarakat dimana pengelolaan lingkungan dilakukan dengan melibatkan peran-serta semua pemangku kepentingan (masyarakat, pelaku usaha, tokoh agama, akademisi, lembaga swadaya masyarakat, dan aparat pemerintah).

Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat mengadakan Pelatihan Jurnalistik Lingkungan Ecovillage pada 11-12 November 2019 di Hotel Panorama, Lembang, Kabupaten  Bandung Barat (KBB).

”Pelatihan jurnalistik tersebut sebagai upaya penyebarluasan prinsip berbudaya lingkungan, pemahaman dan wawasan dalam memotivasi masyarakat untuk melakukan suatu gerakan budaya dan perubahan perilaku ramah lingkungan. Pelatihan ini diikuti kader ecovillage dari daerah Bandung, KBB, Sumedang, dan Garut,” ujar Kepala Seksi Konservasi Lingkungan dan Keanekaragaman Hayati Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, Nita Nilawati Walla, S.P., M.Si.

Nita mengatakan, kader ecovillage harus terus melakukan gerakan perbaikan lingkungan di wilayahnya.

”Sekaligus juga  mampu menyampaikan gerakan tersebut melalui media sosial yang dimilikinya. sehingga apa yang dilakukannya dapat diketahui masyarakat luas secara tidak langsung mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan bisa disampaikan dengan baik. Kader ecovillage harus bisa memanfaatkan media sosial karena media sosial sekarang telah menjadi salah satu media efektif dalam penyebaran informasi, karena semakin banyaknya orang yang memiliki dan mudah mengaksesnya,” kata Nita.

”Mencerdaskan masyarakat melalui tulisan yang menarik tentu akan memacu pembaca untuk membaca hingga tuntas. Dan diharapkan bisa memberi dampak perubahan perilaku dan masyarakat termotivasi untuk ikut menjaga lingkungannya sebagai bagian percepatan perwujudan Jabar Juara Lahir Batin,” pungkas Nita.

(adv)