Persiapan Porkab III Masih Berjalan

oleh -
KONI Bandung Barat
PERSIAPAN : KONI Bandung Barat melaksanakan rapat persiapan Porkab ke III di Komplek Perkantoran Kabupaten Bandung Barat, Ngamprah. (Hendra Hidayat/Radar Bandung)

Koni Bandung Barat Libatkan 5000 Orang Pilihan

PADALARANG – Sambut gelaran Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) III, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat, libatkan 5000 orang terpilih.

Agar perhelatan olahraga terbesar itu terlaksana dengan baik,  Koni Bandung Barat terus melakukan sejumlah persiapan yang hingga saat ini masih berjalan. Olahraga empat tahunan itu akan di laksanakan bulan Maret 2020.

Ketua PB PORKAB Bandung Barat, Usep Sukarna menjelaskan, setidaknya 5000 orang akan terlibat dalam perhelatan olahraga terbesar di Kabupaten Bandung Barat tersebut baik atlet, pelatih, official dan perangkat lainnya.

“Inikan hajatan olahraga terbesar di Kabupaten Bandung Barat. Bahkan gelaran Porkab ini sekaligus untuk persiapan menghadapi perhelatan PORROV Jabar tahun 2022. Setidaknya, ada 36 Cabor yang akan dipertandingkan,” kata Usep.

Menurutnya dia, perkembangan olahraga di Kabupaten Bandung Barat, sejauh ini belum menyentuh semua wilayah. Padahal potensi atlet olahraga di setiap daerah dari 16 kecamatan yang ada cukup menjanjikan.

“Oleh karena itu, partisipasi semua pihak dalam mengembangkan olahraga di Kabupaten Bandung Barat sangat diharapkan,” ucapnya.

Sementara itu, Khusus olahraga Volly yang ada di wilayah Kabupaten Bandung Barat, dinilai memiliki potensi besar apabila pembinaan dilakukan secara maksimal. Sebab di Bandung Barat tidak sulit untuk mencari lapangan voli.

“Hampir di setiap RW pasti mempunyai lapangan. Bahkan tidak sedikit atlet Volly di kampung itu kualitasnya bagus-bagus. Dengan adanya PORKAB ini bisa mengakomodir potensi atlet hingga daerah,” ujarnya mencontohkan.

Usep menyebut, kegiatan serupa di tahun mendatang harus menjadi agenda tahunan yang diprioritaskan. Hal tersebut lantaran Kabupaten Bandung Barat menyimpan potensi atlet yang cukup banyak dan masyarakat cukup mempunyai minat tinggi dalam berolahraga.

“Sekarang bagaimana kita mencari bibit atlet yang berkualitas. Agar kesempatan menjadi atlet nasional juga terbuka lebar untuk semua orang,” tuturnya.

Sekretaris PORKAB III Bandung Barat, Lili Supriatna menambahkan, pihaknya juga akan mengakomodir potensi atlet yang ada pondok pesantren maupun yang ada di madrasah se-Kabupaten Bandung Barat. Pasalnya, pada perhelatan pekan olahraga pesantren tingkat nasional, atlet asal Kabupaten Bandung Barat bisa berprestasi mewakili Provinsi Jawa Barat.

“Kami akan melibatkan pondok pesantren dan madrasah karena potensi atletnya juga cukup menjanjikan. Kita akan merangkul semuanya,” kata Lili.

Para peserta yang turun dalam perhelatan PORKAB III Bandung Barat nanti, dia menegaskan, bakal didominasi atlet baru (pemula). Terlebih atlet yang telah berprestasi pada tingkat provinsi maupun nasional bahkan internasional, tidak diperkenankan turut serta.

“Para atlet asli Bandung Barat yang telah meraih prestasi berupa medali akan lebih menjadi motivator bagi para peserta. Bahkan kami akan mendatangkan atlet nasional,” tambahnya.

(kro/b)