Polisi Jaga Ketat Rekapitulasi Suara Pemilu 2019

oleh -
rekapitulasi
BERJAGA : Polisi Polisi Jaga Ketat Rekapitulasi (foto: WHISNU PRADANA/RADAR BANDUNG)

RADARBANDUNG.id, CIMAHI – Polisi bersenjata laras panjang dari jajaran Brimob dan Sabhara Polres Cimahi menjaga ketat proses rekapitulasi suara Pemilu 2019 tingkat PPK.

Berdasarkan pantauan di GSG Hardjuno, Jalan Encep Kartawiria, Kecamatan Cimahi Utara, pihak yang bisa masuk ke gedung penghitungan hanya petugas polisi, anggota KPU, Bawaslu, PPK, saksi partai, dan pengantar makanan.

Pihak yang bisa masuk ke gedung itu juga mesti diperiksa terlebih dahulu meskipun sudah memakai identitas. Sedangkan awak media hanya boleh menunggu di luar pagar.

Kapolres Cimahi, AKBP Rusdy Pramana Suryanagara mengatakan, pengamanan untuk rekapitulasi surat suara Pilpres dan Pilpres ini memang diperketat.

Penebalan pengamanan bukan hanya di tingkat PPK saja, tapi sejak di tingkat TPS. Selain personel kepolisian, pengamanan juga didukung oleh personel TNI.

“Iya memang perencanaan pengamanan kita semenjak awal sebelum Pemilu kita bikin treatment memang seperti itu. Jadi kita perkuat, tidak hanya di PPK saja dari TPS,” ujarnya saat ditemui di GSG Hardjuno, Kota Cimahi, Minggu (21/4/2019).

Dikatakannya, pengamanan maksimal itu bukan hanya diberlakukan di Kota Cimahi, tapi juga di seluruh wilayah hukum Polres Cimahi seperti Kabupaten Bandung Barat (KBB) serta di Kecamatan Margaasih.

“Di hampir semua gedung yang melaksanakan penghitungan kita pertebal pasukan. Memang ada isu-isu gangguan keamanan yang beredar, dan kita coba netralisir,” katanya.

Sejauh ini pelaksanaan pesta demokrasi di wilayah hukum Polres Cimahi berjalan kondusif. Untuk itu, ia mengajak kepada semua lapisan masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas ini sampai Pemilu usai.

“Kami menyampaikan kepada masyarakat, allhamdulilah berkat kerja TNI-Polri. Pemda, masyarakat semuanya berjalan, aman, kondusif. Kami imbau bersama menjaga kondusifitas,” tandasnya.

Proses rekapitulasi di Kota Cimahi berlangsung di tiga lokasi, yakni Gedung Cimahi Technorpark Cimahi, Jalan Raya Baros, Gor Sangkuriang, dan GSG Hardjuno di Jalan Encep Kartawiria.

KPU, Bawaslu, PPK, dan saksi partai tidak ada yang bisa memberikan keterangan terkait pelaksanaan penghitungan suara yang berlangsung sejak Sabtu (20/4/2019), atau mundur sehari dari rencana awal pada Jumat (19/4/2019).

(dan)