Pencetakan E-KTP Di Cimahi Ditunda

oleh -
e-ktp
PELAYANAN : Antrean warga yang menunggu panggilan di ruang Pelayanan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kota Cimahi, Rabu (10/7/2019). ( foto : NOPRIYANTO D.W/JOB FOTO 1 )

RADARBANDUNG.id, CIMAHI – Pelayanan permohonan pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi berhenti sementara waktu. Dengan begitu, pencetakan KTP semua pemohon, baik pemohon KTP-el baru, penggantian kerusakan, hilang, dan pindah harus ditunda.

Padahal, daftar tunggu yang sudah siap cetak atau Print Ready Record (PRR) di Disdukcapil mencapai 10 ribu lebih pemohon.

Kepala Bidang Pendataan dan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kota Cimahi, Ade Hindasyah mengatakan, penyebabnya yakni blanko KTP-el yang mengalami kekosongan. Sedangkan pengiriman blanko dari pemerintah pusat dilakukan pekan depan.

“Untuk sementara tidak bisa mencetak KTP-el dulu, kira-kira dari Selasa kemarin. Kalau hari Seninnya masih bisa,” kata Ade

Setiap harinya, sekitar 300 sampai 500 KTP-el dicetak di Disdukcapil dengan kebutuhan blanko KTP-el di Kota Cimahi mencapai 20 ribu keping sampai akhir tahun.

“Kita kurang tau juga alasannya kenapa mesti minggu depan,” ujarnya.

Agar keperluan masyarakat terpenuhi, Disdukcapil Kota Cimahi terpaksa mengeluarkan kembali Surat Keterangan (Suket) atau pengganti sementara KTP-el. Pihaknya pun meminta bagi masyarakat yang membutuhkan Suket datang langsung ke bagian pelayanan.

“Kalau butuh langsung ke dinas saja. KTP diganti suket, masih bisa digunakan sambil menunggu blanko,” jelasnya.

Sejauh ini, lanjut dia, Pihaknya sudah mengeluarkan kembali Suket sejak 14 Juni lalu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang KTP-nya belum tercetak. Kemudian setelah pencetakan tersendat akibat blanko habis, pemohon Suket pun meningkat.

“Sejak kemarin itu permintaan Suket rata-rata 200-250 pemohon. Kalau normalnya paling 150 sampai 200 pemohon,” tuturnya.

Sementara itu,  Rani Puspitasari (17), warga Kelurahan Leuwigajah, mengaku cukup kecewa karena tidak kebagian pencetakan KTP-el karena kehabisan blanko.

“Kemarin sudah datang, tapi penuh jadi balik lagi. Terus tadi mau ngurus KTP-el, ternyata blankonya habis. Kemarin engga semoat tanya. Ya paling nunggu dulu blankonya ada lagi, katanya minggu depan,” ucapnya.

(dan)