ASN Kota Cimahi Bakal Kekurangan Pegawai

oleh -
asn
ILUSTRASI : Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemkot Cimahi. ( foto : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG )

RADARBANDUNG.id, CIMAHI – Sekitar 200 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkungan Pemerintahan Kota Cimahi, akan memasuki masa pensiun pada tahun 2019 ini.

Rinciannya, 174 orang ASN pensiun karena sudah masuk Batas Usia Pensiun (BUP), sisanya pensiun atas permintaan sendiri, dan sudah meninggal.

“Tahun ini sekitar 200 orang ASN pensiun. Otomatis menambah porsi pembagian kerja. Tapi untungnya masa pensiun mereka tidak sekaligus, karena jumlah ASN di Cimahi sebetulnya belum ideal,” ujar Sekretaris Badan Pengelolaan dan Sumber Daya Manusia Daerah (BPKSDMD) Kota Cimahi, Heni Tishaeni saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Demang Hardjakusumah, Kamis (11/7/2019).

Berdasarkan catatan BPKSDMD Kota Cimahi, jumlah abdi negara di Kota Cimahi secara keseluruhan hanya ada sekitar 4.500 orang, sedangkan idealnya itu lebih dari 6.000 orang.

“Iya kalau idealnya 6 ribu orang lebih. Tapi yang tersedia kan hanya 4.500, belum lagi setiap tahunnya ada 100 sampai 200 orang yang pensiun. Jadi kebutuhan ASN itu terus bertambah,” tuturnya.

Kondisi kekurangan ASN itu kemungkinan tidak akan tercover dalam satu atau dua tahun ke depan meski ada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Seperti halnya tahun lalu, Pemkot Cimahi mendapatkan amunisi tambahan dengan adanya 238 CPNS dan 21 P3K. Namun, jumlah itu jelas masih sangat jauh jika melihat kebutuhan yang ada saat ini.

Setiap tahun, Pemkot Cimahi juga kerap mendapat amunisi tambahan dari PNS yang pindah tugas dari daerah lain. Jumlahnya rata-rata mencapai 20 orang. Tapi jumlah PNS yang pindah dari Kota Cimahi pun angkanya sama setiap tahunnya.

“Sebetulnya penambahan itu hanya mengganti yang pensiun, jadi tidak ada kelebihan PNS. Kalau sampai memenuhi kuota kebutuhan sebetulnya rumit dan lama sepertinya, tergantung pemerintah pusat,” jelasnya.

Tahun ini Pemkot Cimahi sudah mengusulkan tambahan 100 formasi untuk CPNS dan P3K. Rincinnya, 70 persen P3K dan 30 persen CPNS. Usulan itupun belum tentu direstui pemerintah pusat.

“Permintaan itu kita sesuaikan dengan kemampuan anggaran. Kalau langsung disetujui mungkin tidak terlalu jadi masalah, tapi kan ini belum disetujui. Jadi ya belum tentu ada penambahan,” tegasnya.

Belum idealnya jumlah PNS itupun seperti dijadikan dalih setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Cimahi untuk merekrut pegawai non PNS atau THL.

“Keberadaan THL itu memang dinas berupaya mengisi kekurangan untuk pelaksanaan tugas dan kewenangannya tergantung dinas masing-masing, tentu lumayan membantu. Total ada 2.100 orang THL,” tandasnya.

(dan)