Menyambut Hut RI, Menara Eiffel Van Cimahi

oleh -
menara eiffel
SEMARAK : Panitia HUT RI ke 74 Kelurahan Cigugur berfoto di depan menara eiffel hasil karya mereka. FOTO : ( WHISNU PRADANA/RADAR BANDUNG )

RADARBANDUNG.id, CIMAHI – Banyak cara dilakukan masyarakat untuk menyemarakkan perayaan Hari Ulangtahun Republik Indonesia tiap tanggal 17 Agustus setiap tahunnya.

Kreatifitas warga di Kota Cimahi untuk menyambut HUT RI ke 74 tahun 2019 ini, tergambar dari replika Menara Eiffel yang ada di pinggir Jalan Cigugur Tengah, Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.

Menara Eiffel dengan tinggi hampir 6 meter itu dibuat oleh warga RT 01/10, Kelurahan Cigugur Tengah, secara bergotongroyong. Bahkan, biayanya pun dikumpulkan secara urunan.

Mamat Ruhimat (50), Ketua Panitia HUT RI RT01/10, mengatakan tak ada alasan khusus yang melatarbakangi pembuatan menara yang diberinama ‘Menara Eiffel Van Cimahi’ itu.

“Ini murni hanya untuk memeriahkan HUT RI ke-74. Kenapa dibuat menara seperti ini, karena memang yang paling mudah dibuat secara konstruksinya,” ujar Mamat saat ditemui di lokasi menara itu terpasang, Kamis (15/8/2019).

Konstruksi pembuatan menara itu menggunakan bambu dan kayu kaso. Lalu dibentuk sedemikian rupa hingga menyerupai Menara Eiffel asli yang ada di Perancis.

Ia dan puluhan warga lainnya membutuhkan waktu sekitar seminggu untuk membuat menara dari nol hingga bisa berdiri dan menghiasi sisi jalan tempat tinggalnya.

“Ini sebetulnya inisiatif panitia HUT RI, kalau warga hanya membantu membuat tanpa dipungut biaya. Untuk menara ini saja butuh sekitar Rp2,5 juta. Kalau dengan hiasan di gapura sama bendera di jalan, butuh sekitar Rp5 juta,” tuturnya.

Keindahan menara itu akan semakin terlihat pada malam hari. Lampu hias berwarna-warni terpasang di semua bagian menara, sehingga memberikan kesan megah dan meriah.

“Kalau siang memang agak kurang bagus, karena hanya kelihatan kayunya saja. Justru bagusnya itu saat malam. Tapi dari siang juga sudah banyak yang selfie disini,” ceritanya.

Kreatifitas warga menjelang HUT RI bukan kali ini saja. Sandi Cahyana (39), ketua RT 01/10, mengungkapkan, setiap tahunnya selalu ada hiasan yang dibuat oleh Panitia HUT RI dibantu warga sekitar.

“Tahun 2017 kita buat makam pahlawan, terus tahun 2018 kita buat pesawat tempur, nah tahun ini menara. Jadi sudah tradisi membuat hiasan yang menarik untuk HUT RI,” kisahnya.

Soal menara yang dibuat, Sandi mengaku secara konstruksi sudah selesai sepenuhnya. Namun secara hiasan, masih ada kekurangan.

“Jadi inginnya ada taman di depan menara, lagi proses mengumpulkan bahan. Targetnya sebelum tanggal 17 Agustus sudah selesai,” jelasnya.

Ia berharap kreatifitas yang dituangkan oleh warganya bisa bertahan lama dan menunjukkan semangat generasi bangsa sekaligus mengenang jasa pahlawan.

“Ini kan bentuk kecintaan kami pada Indonesia dan pahlawan. Kami ajarkan untuk anak muda disini, mereka harus kreatif dan produktif,” tandasnya.

(dan)