108 Santri DT Desa Sindangsari Tuntaskan Ujian

oleh -
santri
(foto : DEDEN KUSDINAR/RADAR BANDUNG) TUNTAS : 108 siswa Diniyah Taqmiliyah foto bersama para asatidz usai mengikuti ujian Akhir, Rabu (10/4/2019).

RADARBANDUNG.id, PASEH – Setelah beberapa hari melaksanakan tahapan ujian akhir nya forum komunikasi diniyah taqmilyah (FKDT selaku penyelenggaraan ujian bagi santri dan santriyah yang ada di desa Sindangsari Kec Paseh Kab Bandung bernapas lega. Pasalnya, sebanyak 108 siswa  dari sepuluh madrasah diniyah taqmiliah yang tersebar se desa Sindamgsari.Rabu (10/4/2019) tahun pembelajaran 2018-2019me selesai laksanakan ujian akhirnya.

Ujian bagi santri dan satriyah diniyah taqmilyah yang dilaksanakan sesuai Perda no 7 th 2008 tentang penyelenggaraan ujian sekolah yang dilaksanakan di komplek SMP Plus KP 2 Paseh Sekolah Islam Terpadu di Kp Singalombang Desa Sindangsari Kec Paseh Kab Bandung dalam tahapanya dari mulai hinga akhir selama 3 hari berjalan lancar tanpa menemukan kendala bagi para siswa siswi yang mengikuti ujian.

Hal tersebut dikatakan Ust Acep Salahudin selaku Kordinator FKDT Desa Sindangsari. Menurutnya,pelaksanaan ujian terbilang lancar tak menemukan kendala. ”Bahkan anak-anak yang mengerjakan soal ujianpun terlihat lancar dalam pengisian materi soal dan tak terlihat ada beban bagi mereka,” terang Ust Acep

“Sebanyak tujuh materi pelajaran yakni pelajaran Aqidah achlak,piqih,sejarah,bahasa Arab,Alquran serta Hadis,,’ semua rampung diselesaikan oleh anak dengan lancar,dan sepertinya mereka tak kesulitan,” sambungnya.

Ust Acep menambahkan, nantinya materi soal serta hasil ujian anak anak mekanismenya dikumpulkan di tingkat FKDT kecamatan selanjutnya FKDT kab dan ke tingkat FKDT Provinsi. ”Selanjutnya kami menungu kiriman ijasah dan biasanya ijasah diniyah lebih awal dari ijasah sekolah dasar formal,” ujar Kordinator FKDT desa Sindangsari Ini.

Ust Acep juga mengatakan, besar harapan bagi penyenggara pendidikan keagamaan yang lain dan  belum sempat bergabung yakni  madrasah diniyah taqmiliyah yang ada di desa Sindangsari  dapat bergabung bersama dalam FKDT.

”Dan dapat memanpaatkan forum komunikasi ini,sebagai ruang  kordinasi dan silahturahmi bagi para pembimbing yang ada guna meningkatkan mutu kegiatan belajar mengajar (KBM) agar dapat lebih menciptakan anak didik yang berkwalitas,ber’akhlakul kharimah,” katanya.

”Se moga dalam forum kebersamaan ini dapat membawa perubahan  peningkatan kesejahtreaan bagi para pembimbing (para ustad) di masaing masing madrasah yang ada,” pungkas Ust Acep Salahudin.

(den)