Harus Punya Pemakaman Mantan Bupati

oleh -

RADARBANDUNG.id, NGAMPRAH – Untuk menghormati jasa para mendiang Bupati Kabupaten Bandung Barat, DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengusulkan agar Pemkab Bandung Barat memiliki lahan pemakamam khusus bagi mendiang para bupati.

Ketua Komisi IV DPRD KBB, Iwan Ridwan mengatakan, hal itu sebagai bentuk penghormatan pemerintah daerah  kepada para pejabat yang pernah memimpin dan berjasa dalam membangun KBB pascapemekaran dari Kabupaten Bandung.

“Saya berpikir harus ada area pemakaman khusus bagi bupati-bupati KBB sebagai bentuk apresiasi atas jasa-jasa mereka. Jadi pemerintah daerah tidak melupakan mereka dan generasi mendatang juga bisa mengenang mereka dalam catatan sejarah,” Iwan Ridwan, Selasa (16/7/2019).

Iwan mengutarakan, idealnya, almarhum Bupati KBB pertama Abubakar juga dimakamkan di makam pahlawan atau makam khusus bupati yang berada di KBB. Sebab beliau adalah bupati yang menjadi peletak dasar pemerintahan dan pembangunan selama 10 tahun yang manfaatnya bisa dirasakan sampai sekarang.

Dia berkaca dari almarhum mantan Bupati Bandung Barat Abubakar yang dimakamkan di tempat pemakaman keluarga, di Kampung Cisangkan Girang RT 07/02, kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Sabtu (13/7/2019). Terlepas dari permintaan pihak keluarga, dirinya dapat memaklumi hal tersebut.

Namun, kata Ridwan, yang jelas ke depan harus sudah dipikirkan dari sekarang perlu adanya makam khusus bagi bupati yang pernah memimpin KBB.

“Itu akan sangat bermanfaat dan memiliki kesakralan yang begitu kuat ketika misalnya setiap peringatan 17 Agustus, hari jadi KBB, atau Hari Pahlawan menjadi tempat ziarah dan tabur bunga pemimpin mendatang dan masyarakat KBB,” tuturnya.

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna menyambut baik usulan adanya makam khusus bagi bupati. Namun, kata dia, implementasinya bisa diperluas. Bukan hanya makam bagi bupati, tapi bisa saja bagi para pendiri KBB atau mereka yang punya jasa terhadap KBB, seperti dari kalangan masyarakat yang mampu mengharumkan nama KBB atau membuat karya yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Saya sependapat, harus dicarikan lahan khusus. Jadi nantinya bisa jadi ikon untuk dilakukan tabur bunga saat hari-hari bersejarah mengenang perjuangan orang-orang yang berjasa bagi KBB,” ucapnya.

(bie)