Produk Lokal Kualitas Premium, Cek Disini

oleh -

RADARBANDUNG.ID, BANDUNG – Karya Kreatif Jawa (KKJ) Barat 2019 siap dilaksanakan di 23 Paskal Hypersquare, 28-30 Juni 2019.

Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut, dibina langsung oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jawa Barat bersama Otoritas Jasa Keuangan II Jawa Barat, Dekranasda Jawa Barat dan seluruh perbankan.

Tercatat, ada 27 tenant dengan barang berkualitas premium yang siap memasarkan barang terbaiknya. Terbagi atas 13 tenant fashion, 9 tenant kerajinan, 3 tenant kopi dan 2 tenant alas kaki.

Tak hanya dari wilayah Bandung saja, melaikan Tasikmalaya dan Cirebon pun turut andil dalam pameran kali ini.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Doni P Joewono menyebut, kegiatan KKJ kali ini merupakan bagian dari road to Karya Kreatif Indonesia (KKI) yang akan dilaksanakan di Jakarta, 12 Juli 2019.

“Jadi bisa dibilang ini untuk sistem seleksi UMKM yang akan kami ajak ke Jakarta, karena di KKI memiliki target pasal global sehingga banyak sekali pengunjung asing sengaja datang,” ujarnya Doni kepada wartawan di KPwBI Jawa Barat, Kamis (27/6/2019).

Selain itu, Doni menyebut untuk proses tenant dipilih melalui karakter barang yang unik dengan kualitas premium. “Gimana caranya produk lokal kita menjadi go internasional, karena untuk menunjang ekonomi daerah,” tambahanya.

Mengingat, perekonomian Jawa Barat pada triwulan I 2019 tumbuh tetap tinggi sebesar 5,43% (yoy), meskipun melambat jika dibandingkan dengan triwulan IV 2018 (5,50%, yoy).

“Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat triwulan ini tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata 5 tahun terakhir (2014–2018) yaitu sebesar 5,19% (yoy),” imbuhnya.

Pada triwulan I 2019, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat juga masih lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan nasional sebesar 5,07% (yoy).

“Jadi kalau kita gak duluan, akan mudah disalip dengan Jawa Tengah. Karena Jawa Barat itu terlena dengan kekanyaan alamnya dan tidak banyak bikin kalender event tak sepertii di Banyuwangi yang bisa 100 event lebih per tahun,” pungkasnya.

Reporter: Nida Khairiyyah