Ada Festival Kuliner Hingga Peluncurkan i-Saku

oleh -
festival kuliner dan isaku
Peluncurkan i-Saku di Kota Bandung secara resmi dibuka diiringi dengan Festival Kuliner Indomaret. (nida khairiyyah/radar bandung)

Sementara Commercial Project Executive PT Inti Dunia Sukses, Handi Kurniawan menambahkan, dalam penyelenggaraan festival kuliner selain dengan menukarkan kupon uang agar bisa jajan ada pun i-Saku yakni aplikasi besutan Indomaret.

“Bagi yang jajan dengan i-Saku bisa mendapatkan banyak cashback. Target pengguna hingga akhir tahun ia yakni tujuh juta pengguna,” tambahnya.

Festival Kuliner Indomaret ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas bahwa kini di Indomaret juga menjual beberapa jenis produk makanan yang siap saji atau matang. Acara ini dikemas sedemikian rupa agar bisa dinikmati oleh pengunjung dari segala jenis usia, makanan yang di sajikan di festival ini juga dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat.

“Kehadiran Indomaret di tengah-tengah masyarakat selama ini selalu mendapat respons yang baik. Acara ini juga sekaligus sebagai wujud rasa terimakasih Indomaret kepada masyarakat yang sudah menjadi pelanggan setia indomaret, dan harapannya kepercayaan masyarakat terhadap indomaret semakin baik lagi,” bebernya.

Ia pun menjelaskan bahwa sejak beroperasi Oktober 2017 berbagai sistem telah dikembangkan untuk memberikan banyak manfaat untuk masyarakat. Jumlah merchant 23.583 dengan anchor merchant Indomaret 17.300 gerai dan mitra UMKM 6.253 dan sisanya Indogrosir dan Superindo.

“Saya yakin untuk pasar i-Saku di Jawa Barat akan semakin terbuka jikamegingat jaringan merchant Indomaret yang sangat luas. Tentunya juga karena ada ada banyak manfaat lebih jika melakukan transaksi di merchant yang bekerjasama dengan i-Saku,” imbuhnya.

Sebagai informasi, platform i-Saku ini sudah dapat diakses oleh pengguna smartphone dengan sistem operasi Android dan Apple (IOS) yang lebih memudahkan masyarakat, tidak hanya untuk top-up, tetapi juga untuk berbelanja dan melakukan pemabran PPOB seperti pulsa dan PDAM.

Penggunaan i-Saku ini menambah altenatif alat pembayaran elektronik di Indonesia sehingga memberikan banyak pilihan kepada masyarakat dalam melakukan transaksi.

“Bagi i-Saku, uang elektronik menjadi dukungan program pemerintah Less Cash Society an membantu masyarakat yang unbankable,” tegasnya.