Alfability, Pintu Lebar Alfamart untuk Penyandang Disabilitas

oleh -
ALFABILITY : (Ketiga Dari Kiri) Branch Manager Alfamart Daru Harjanto bersama karyawan disabilitas pada Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2019.

RADARBANDUNG.id, BANDUNG–Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang jatuh setiap 3 Desember berlangsung istimewa bagi PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) Tbk. Selain turut memperingati, Alfamart juga memberikan apresiasi kepada para karyawan disabilitas.
Branch Manager Alfamart Daru Harjanto, mengatakan, saat ini di cabang Cimahi terdapat enam orang karyawan disabilitas yang bergabung menjadi karyawan alfamart. Jumlah tersebut ditargetkan akan terus bertambah.

“Saat ini kami terus berupaya untuk menambah jumlah karyawan disabilitas. Karena pada dasarnya, mereka (penyandang disabilitas) memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mendapatkan pekerjaan yang layak,” kata Daru dalam peringatan HDI di kantor cabang, Selasa (3/12).

Tio Darmawanto merupakan salah satu karyawan disabilitas yang saat bekerja sebagai staff toko. Bagi Tio, kondisinya sebagai tunadaksa tidak membatasi dirinya untuk bekerja dengan maksimal.

“Salah satu tantangan adalah tantangan terbesar itu melawan pandangan orang lain terhadap kita. Serta melawan rasa percaya diri sendiri. Bukan masalah teknis pekerjaan,” tuturnya.

Tio mengatakan, kesulitan bekerja harus dihadapi dengan sabar dan tidak boleh mengeluh.

“Kita harus sabar jika ada orang yang meragukan kemampuan kita. Kita tidak boleh mengeluh, harus fokus pada target untuk membuktikan kita mampu, “ ujarnya.

Perjalanan Tio bekerja di Alfamart dimulai saat upayanya mencoba melamar ke beberapa perusahaan. Tak disangka, kesempatan bekerja diperoleh dari Alfamart.

“Sudah hampir dua tahun saya menjadi staff toko dan Alhamdulillah teman-teman mengerti keinginan saya. Bahwa saya tidak ingin dibedakan. Meski saya tahu mereka ingin membantu tapi saya ingin berusaha semampu saya dulu. Jangan dikasihani tapi beri saya dukungan,” tambahnya.

Begitu ketika menghadapi konsumen. Ia mengaku hampir tidak ada kendala saat memberikan pelayanan kepada mereka. Hal itulah yang membuatnya semakin nyaman bekerja karena memang tidak ingin ada perhatian khusus karena keterbatasannya.

Mengusung konsep Alfability, sejak tahun 2016 memang aktif memberi kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk bergabung menjadi karyawan.

“Alfamart percaya bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi yang bisa digali, untuk itu kami terbuka dan memberi kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk bergabung dengan kami,” jelas Branch Manager Alfamart Daru Harjanto

Alfability adalah upaya perusahaan menuju perusahaan inklusi, dengan mengembangkan lingkungan kerja yang terbuka dan peduli kepada penyandang disabilitas.

“Dengan fokus pada kemampuan (ability) mereka, Alfamart menempatkan penyandang disabilitas sesuai persyaratan kompetensi bidang pekerjaannya,” terang Daru.

Tercatat secara nasional sebanyak 414 karyawan disabilitas sampai dengan November 2019, yang menempati beberapa bagian mulai dari store, warehouse, dan office. (*/ymi)