PHRI Jabar Gelar Musda XIII, Ini Programnya…

oleh -
Ketua PHRI Jabar Herman Muchtar (paling kiri)

RADARBANDUNG.id, BANDUNG–Badan Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran (BPD PHRI) Jawa Barat kembali menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di Papandayan Hotel, Bandung, Kamis (16/1).

Menurut Ketua BPD PHRI Jabar Herman Muchtar periode 2015-2020, pada Musda ke 13 ini, dibahas tentang pertanggungjawaban kepengurusan PHRI Jabar periode 2015-2020, menyusun program kerja lima tahun ke depan (kepengurusan) 2020-2025 dan melaksanakan pemilihan ketua PHRI baru periode 2020-2025.

Dalam acara Musda yang dihadiri 25 BPC PHRI se Jabar ini, digelar pula talkshow bertajuk Program Pariwisata sebagai Lokomotif Ekonomi Jawa Barat. Talkshow yang dipandu oleh Herman Muchtar ini menghadirkan sejumlah nara sumber, diantaranya Kadisparbud Jabar Dedi Taufik, Ketua Umum PHRI Haryadi S Sukamdani, Ketua Kadin Jabar Tatan Pria Sudjana.

Memasuki usia ke 45 tahun pada 2020, PHRI Jabar telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan parisiwata di tatar Parahyangan. “Saya ingin PHRI Jabar menjadi organisasi yang kuat dan berkontribusi untuk pembangunan daerah oleh karena itu sejak pertama kali dikukuhkan menjadi ketua (periode 2007-2010), yang terlintas dalam pikiran saya adalah bagaimana PHRI Jabar memiliki sekretariat yang mmumpuni,” ujar Herman yang sudah tiga periode menjabat ketua PHRI Jabar ini.

Dengan bermodalkan bantuan dari para relasi ditambah dana pinjaman, akhirnya PHRI Jabar membeli rumah seharga 900 juta di Jalan Palasari Bandung untuk dijadikan sekretariat. Memasuki periode 2 kepengurusan Herman Muchtar, PHRI Jabar makin memacu diri dengan menguatnya jalinan stakeholder, hingga organisasi perlu gedung baru yang lebih refresentatif. Maka dari itu, gedung di Jalan Palasari pun akhirnya dijual seharga Rp 1,3 miliar untuk membangun gedung PHRI baru sekaligus dijadikan hotel yang berada di Jalan Sukabumi 42, Kota Bandung.

Selain itu, untuk menguatkan organisasi dan memberi kemudahan bagi anggota, PHRI Jabar telah mendirikan Yayasan Darma Insan Pariwisata dan Koperasi Pengusaha Hotel dan Restoran Jabar. Program lain yang sedang disiapkan adalah membentuk lembaga pendidikan dan pelatihan bagi karyawan hotel serta restoran. “Kami ingin perjuangan dalam membangun organisasi hingga menjadi seperti sekarang dapat menjadi inspirasi untuk kepengurusan berikutnya. Kuncinya, kita harus disiplin, jujur dan jangan ada dusta di antara kita,” tandas Herman. (nto)