RadarBandung.id https://www.radarbandung.id Berita Terkini Hari Ini Terbaru dan Terpercaya Mon, 30 Mar 2020 08:52:38 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.0.8 https://www.radarbandung.id/wp-content/uploads/2018/12/cropped-radar-bandung-01-1-46x46.png RadarBandung.id https://www.radarbandung.id 32 32 Hari ini, 22.000 KK Terdampak Corona akan Dapat Bantuan Sembako https://www.radarbandung.id/bandung-raya/2020/03/30/hari-ini-22-000-kk-terdampak-corona-akan-dapat-bantuan-sembako/ https://www.radarbandung.id/bandung-raya/2020/03/30/hari-ini-22-000-kk-terdampak-corona-akan-dapat-bantuan-sembako/#respond Mon, 30 Mar 2020 08:49:36 +0000 https://www.radarbandung.id/?p=17221 RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan membagikan bantuan kepada warga miskin, yang terdampak

The post Hari ini, 22.000 KK Terdampak Corona akan Dapat Bantuan Sembako appeared first on RadarBandung.id.

]]>
RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan membagikan bantuan kepada warga miskin, yang terdampak pembatasan aktivitas saat pendemi virus corona (Covid-19). Bantuan berupa kebutuhan pokok seperti beras, minyak, gula dan mie instan senilai Rp200.000 akan dimulai Senin (30/3).

Kepala Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (Dinsosnangkis) Kota Bandung, Tono Rusdiantono mengungkapkan, pihaknya bersama Forum Bandung Sehat (FBS) sudah mendata sekitar 22.000 kepala keluarga (KK) dari golongan desil 1 (sangat miskin) dan desil 2 (miskin) yang tidak mendapat program bantuan dari pemerintah.

“Sasarannya mereka yang belum mendapatkan bantuan semacam PKH (Program Keluarga Harapan), sembako dan bantuan sosial lainnya. Karena yang mendapat bantuan itu sudah jelas datanya dari pemerintah. Semuanya kita akan utamakan yang belum dapat bantuan dari pemerintah,” ucap Tono, Minggu (29/3).

Baca Juga: MenPAN-RB Resmi Perpanjang Masa PNS Kerja di Rumah

Tono menjelaskan, di Kota Bandung terdata sekitar 133 KK warga miskin yang terdiri dari desil 1, desil 2, desil 3 (rentan miskin) dan desil 4 (hampir miskin). Di saat mendesak ini, pihaknya mendahulukan dari kalangan desil 1 dan 2 yang jumlahnya terdata sekitar 80.000 KK.

Dari 88.000 KK tersebut, sambung Tono, sekitar 61.000 KK sudah terakomodir mendapatkan beragam program bantuan dari pemerintah pusat. Sehingga, Pemkot Bandung harus memprioritaskan yang belum memperoleh bantuan. Setelah proses verifikasi dan validasi, jumlahnya mencapai sekitar 22.000 KK.

“Bukan berarti yang desil 3 dan desil 4 ini tidak penting, mereka tetap kami data. Tapi untuk saat ini kita utamakan yang desil 1 dan desil 2 ini karena mereka akan sangat berat,” paparnya.

Tono melanjutkan, apabila seluruh desil 1 dan desil 2 sudah terakomodir maka bantuan akan menyasar ke desil 3 dan desil 4. Dia memastikan bantuan bisa terdistribusi secara merata kepada masyarakat dan tidak tumpang tindih.

Seperti rencana bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Tono menyatakan bantuan tersebut harus sampai pada warga Kota Bandung yang belum mendapatkan sama sekali. Karena dia menilai dampak pendemi virus corona ini akan meluas kepada lebih banyak orang.

“Kelihatannya dari Pemprov belum turun, sekarang kita dahulukan dari Pemkot dulu. Nanti diarahkan tidak dobel, tapi kita harus punya data yang benar. Jangan sampai ada dobel. Bantuan dari Pemprov ini tidak boleh overlap, kita harus mencari penerima yang lain,” pungkasnya.

(mur)

The post Hari ini, 22.000 KK Terdampak Corona akan Dapat Bantuan Sembako appeared first on RadarBandung.id.

]]>
https://www.radarbandung.id/bandung-raya/2020/03/30/hari-ini-22-000-kk-terdampak-corona-akan-dapat-bantuan-sembako/feed/ 0
Cianjur Lakukan Karantina Lokal, Jalur Perbatasan Dijaga Polisi dan TNI https://www.radarbandung.id/jabar-area/2020/03/30/cianjur-lakukan-karantina-lokal-jalur-perbatasan-dijaga-polisi-dan-tni/ https://www.radarbandung.id/jabar-area/2020/03/30/cianjur-lakukan-karantina-lokal-jalur-perbatasan-dijaga-polisi-dan-tni/#respond Mon, 30 Mar 2020 08:47:26 +0000 https://www.radarbandung.id/?p=17220 RADARBANDUNG.id – Pemkab Cianjur, Jawa Barat telah memberlakukan karantina lokal. Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi

The post Cianjur Lakukan Karantina Lokal, Jalur Perbatasan Dijaga Polisi dan TNI appeared first on RadarBandung.id.

]]>
RADARBANDUNG.id – Pemkab Cianjur, Jawa Barat telah memberlakukan karantina lokal.

Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi pendatang atau pemudik yang masuk ke wilayahnya, terutama dari zona merah corona (covid-19).

Karantina lokal melibatkan aparat keamanan TNI/Polri, Satpol PP dan dinas terkait yang akan berjaga di sejumlah titik perbatasan menuju atau keluar Cianjur.

Petugas akan melakukan pengecekan dan pemeriksaan kesehatan bagi warga yang melintas, sedangkan warga luar di arahkan kembali pulang.

Baca Juga: Bandung Berlakukan Buka-tutup Ruas Jalan Utama sampai 9 April 2020

Netty Prasetiyani: Segera Berlakukan Karantina Wilayah, Jangan Benturkan Rakyat dengan Hukum

“Bagi pemudik yang hendak pulang ke Cianjur, akan didata dan dilakukan karantina selama 14 hari, meskipun kami sudah mengimbau agar warga asal Cianjur, tidak mudik sampai KLB COVID-19 berakhir,” ujar  Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman di Cianjur.

“Bagi warga luar dianjurkan untuk kembali ke kotanya masing-masing,” tambahnya.

Bagi pemudik yang sudah telanjur berada di kampung halamannya di Cianjur, diimbau melakukan isolasi mandiri dengan tidak keluar rumah selama 14 hari.

Sedangkan bagi mereka yang berencana mudik dari sejumlah wilayah zona merah, akan diarahkan petugas kembali ke perantauan masing-masing guna menghindari membawa virus corona ke Cianjur yang masih berstatus hijau.

Baca Juga: Viral, Video Ridwan Kamil Isyaratkan Bandung Lockdown, Benarkah?

Jabar Matangkan Rencana Lockdown Wilayah yang Masuk Zona Merah Penyebaran COVID-19

“Meskipun mereka warga Cianjur yang baru pulang bepergian, akan dilakukan pendataan dan mereka akan diawasi selama 14 hari oleh pihak RT, RW, aparat desa dan Babinkamtibmas tempatnya berdomisili,” katanya.

Hal itu dilakukan sebagai upaya antisipasi berubahnya status Cianjur menjadi kuning atau merah karena warganya terpapar virus corona, meskipun hingga saat ini belum ada warga yang dinyatakan positif, namun jumlah ODP meningkat.

The post Cianjur Lakukan Karantina Lokal, Jalur Perbatasan Dijaga Polisi dan TNI appeared first on RadarBandung.id.

]]>
https://www.radarbandung.id/jabar-area/2020/03/30/cianjur-lakukan-karantina-lokal-jalur-perbatasan-dijaga-polisi-dan-tni/feed/ 0
MenPAN-RB Resmi Perpanjang Masa PNS Kerja di Rumah https://www.radarbandung.id/news/2020/03/30/menpan-rb-resmi-perpanjang-masa-pns-kerja-di-rumah/ https://www.radarbandung.id/news/2020/03/30/menpan-rb-resmi-perpanjang-masa-pns-kerja-di-rumah/#respond Mon, 30 Mar 2020 08:37:06 +0000 https://www.radarbandung.id/?p=17218 RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) memperpanjang masa PNS kerja

The post MenPAN-RB Resmi Perpanjang Masa PNS Kerja di Rumah appeared first on RadarBandung.id.

]]>
RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) memperpanjang masa PNS kerja di rumah, untuk memutus rantai penyebaran virus corona, COVID-19.

Perpanjangan masa PNS bekerja di rumah ini dipertegas dalam Surat Edaran MenPAN-RB nomor 34 tahun 2020.

Sekretaris KemenPAN-RB Dwi Wahyu Atmaji mengatakan, SE 34/2020 merupakan revisi dari SE 19/2020 yang sebelumnya menetapkan WFH berlaku hingga 31 Maret.

Baca Juga: ASN Pemprov Jabar Kerja dari Rumah sampai 29 Mei 2020

Penting! Ini 16 Poin Keputusan Baru Wali Kota Bandung Soal Penanganan Wabah Covid-19

“Melihat situasi saat ini serta memperhatikan perintah presiden, jubir penanganan corona, dan kepala BNPB, kami putuskan untuk memperpanjang masa WFH hingga 21 April 2020,” kata Atmaji dalam konferensi pers virtual, Senin (30/3/2020).

MenPAN-RB Tjahjo Kumolo menambahkan, pelaksanaan PNS kerja di rumah, diatur lebih lanjut oleh masing-masing pejabat pembina kepegawaian (PPK) dengan melihat situasi daerah.

Menteri Tjahjo mewanti-wanti agar setiap pimpinan instansi memastikan pegawainya benar-benar bekerja di rumah sesuai sasaran kinerja instansi pusat dan daerah.

Jangan sampai PNS malah bepergian dan tidak mematuhi aturan yang ditetapkan.

“Tiga pekan ke depan, semua ASN tidak libur tetapi tetap bekerja. Sesmen, sekda serta kepala daerah harus terus memonitor semua ASN baik daerah maupun pusat. Ikuti arahan presiden, kepala BNPB, dan jubir penanganan corona,” tegasnya.

Untuk wilayah zona merah, Menteri Tjahjo mengingatkan PPK untuk mengambil kebijakan sesuai kondisi di lapangan.

Misalnya, dengan tidak memberlakukan piket PNS (berkantor sepekan 2 kali) agar semua tetap berada di rumah.

Menteri Tjahjo juga telah mengeluarkan aturan tegas terkait larangan mudik bagi ASN, terutama PNS.

The post MenPAN-RB Resmi Perpanjang Masa PNS Kerja di Rumah appeared first on RadarBandung.id.

]]>
https://www.radarbandung.id/news/2020/03/30/menpan-rb-resmi-perpanjang-masa-pns-kerja-di-rumah/feed/ 0
Alex Marquez Juarai Balapan Virtual Perdana MotoGP https://www.radarbandung.id/olahraga/2020/03/30/alex-marquez-juarai-balapan-virtual-perdana-motogp/ https://www.radarbandung.id/olahraga/2020/03/30/alex-marquez-juarai-balapan-virtual-perdana-motogp/#respond Mon, 30 Mar 2020 08:20:37 +0000 https://www.radarbandung.id/?p=17215 RADARBANDUNG.id – “Bisakah aku usul kepada Dorna (promotor MotoGP) agar poin yang didapat dari balapan

The post Alex Marquez Juarai Balapan Virtual Perdana MotoGP appeared first on RadarBandung.id.

]]>
RADARBANDUNG.id – “Bisakah aku usul kepada Dorna (promotor MotoGP) agar poin yang didapat dari balapan (virtual) ini dimasukkan ke klasemen pembalap?’’ seloroh debutan Repsol Honda Alex Marquez saat diwawancarai setelah balapan tadi malam.

Ya, adik kandung juara bertahan MotoGP, Marc Marquez itu keluar sebagai jawara pada balapan virtual perdana MotoGP di Sirkuit Mugello, Italia.

Maklum jika Alex mengusulkan hal itu. Sebab, belum tentu di balapan nyata dia bisa tampil secemerlang ini.

Baca Juga: Pertama dalam Sejarah F1, Seri Bahrain bakal Digelar tanpa Penonton

Marquez Belum Berkomitmen dengan Honda

Alasannya, juara Moto2 musim 2019 tersebut masih harus berjuang untuk beradaptasi dengan tunggangan barunya, RC213V. Sama halnya dengan rider muda Pramac Ducati Francesco Bagnaia yang finis runner-up di balapan tersebut.

Bagi Peco, sapaan akrab Bagnaia, susahnya minta ampun merebut poin di balapan nyata. Sayang, 20 poin yang diraihnya di balapan virtual tadi malam tidak berarti apa-apa di klasemen pembalap MotoGP.

Pembalap Pramac Racing Francesco Bagnaia meraih podium kedua. Sementara itu, Maverick Vinales dari Monster Energy Yamaha menduduki posisi ketiga.

Ah, tetapi 10 rider yang turun pada balapan virtual MotoGP tadi malam memang harus melupakan pertarungan perebutan poin di klasemen untuk sementara waktu.

Pandemi global Covid-19 mengakibatkan jadwal balapan menjadi amburadul. Namun, mereka tetap bisa menghibur fans MotoGP lewat balapan virtual bertajuk #StayAtHomeGP tadi malam.

Alex finis pertama dengan selisih 7,093 detik dari Peco. Jagoan Monster Yamaha Maverick Vinales finis ketiga terpaut 8,496 detik dari Alex.

Pembalap Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo sejatinya memulai balapan dari posisi terdepan.

Dia meraih pole position setelah menjadi yang tercepat dalam babak kualifikasi yang dilaksanakan selama lima menit.

Namun, Quartararo terlibat tabrakan dengan calon rekan setimnya di Monster Yamaha, Vinales, di tikungan pertama lap pembuka.

“Fabio seharusnya dipenalti,” ujar Vinales, lantas tertawa.

The post Alex Marquez Juarai Balapan Virtual Perdana MotoGP appeared first on RadarBandung.id.

]]>
https://www.radarbandung.id/olahraga/2020/03/30/alex-marquez-juarai-balapan-virtual-perdana-motogp/feed/ 0
Kompak Cegah Corona, Warga Babakan Ciparay Lakukan Penyemprotan Disinfektan https://www.radarbandung.id/metropolis/2020/03/30/kompak-cegah-corona-warga-babakan-ciparay-lakukan-penyemprotan-disinfektan/ https://www.radarbandung.id/metropolis/2020/03/30/kompak-cegah-corona-warga-babakan-ciparay-lakukan-penyemprotan-disinfektan/#respond Mon, 30 Mar 2020 08:06:43 +0000 https://www.radarbandung.id/?p=17211 RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Warga Babakan Ciparay kompak melakukan upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19 di wilayah mereka, Senin

The post Kompak Cegah Corona, Warga Babakan Ciparay Lakukan Penyemprotan Disinfektan appeared first on RadarBandung.id.

]]>
RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Warga Babakan Ciparay kompak melakukan upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19 di wilayah mereka, Senin (30/3/2020).

Secara swadaya, warga dengan dikoordinir Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa kecamatan setempat, melakukan penyemprotan cairan disinfektan.

Baca Juga: 20 Positif, Pemkot Rilis Peta Sebaran Pandemi COVID-19 di Bandung

Pengusaha Retail Keluhkan Penutupan Jalan di Kota Bandung

Mereka melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke sejumlah lokasi dan fasilitas umum.

Setidaknya ada 15 titik sasaran di wilayah Kec. Babakan Ciparay dengan memprioritaskan rumah-rumah ibadah.

“Kami melakukan penyemprotan di lingkungan rumah ibadah serta rumah warga yang meminta untuk di semprot juga. Tidak hanya bagian dalam masjid dan gereja saja, tapi juga bangunan sekitar,” jelas Faruq, Sekretaris PAC PN Kec. Babakan Ciparay.

Baca Juga: Bandung Berlakukan Buka-tutup Ruas Jalan Utama sampai 9 April 2020

Faruq mengatakan, penyemprotan cairan disinfektan ini sebagai upaya mereka bersama warga untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

Untuk pembuatan cairan disinfektan, Faruq mengaku belajar dari media sosial.

“Di Youtube ada beberapa panduan cara pembuatan. Selain itu kami mencampur presept yang disumbang oleh donatur,” jelasnya.

(azm)

The post Kompak Cegah Corona, Warga Babakan Ciparay Lakukan Penyemprotan Disinfektan appeared first on RadarBandung.id.

]]>
https://www.radarbandung.id/metropolis/2020/03/30/kompak-cegah-corona-warga-babakan-ciparay-lakukan-penyemprotan-disinfektan/feed/ 0
20 Positif, Pemkot Rilis Peta Sebaran Pandemi COVID-19 di Bandung https://www.radarbandung.id/metropolis/2020/03/30/20-positif-pemkot-rilis-peta-sebaran-pandemi-covid-19-di-bandung/ https://www.radarbandung.id/metropolis/2020/03/30/20-positif-pemkot-rilis-peta-sebaran-pandemi-covid-19-di-bandung/#respond Mon, 30 Mar 2020 07:44:43 +0000 https://www.radarbandung.id/?p=17207 RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Pusat Informasi Covid-19 (Pusicov) Kota Bandung merilis fitur baru di laman website

The post 20 Positif, Pemkot Rilis Peta Sebaran Pandemi COVID-19 di Bandung appeared first on RadarBandung.id.

]]>
RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Pusat Informasi Covid-19 (Pusicov) Kota Bandung merilis fitur baru di laman website covid19.bandung.go.id.

Fitur baru tersebut, yakni peta sebaran Covid-19 di Kota Bandung dan cek mandiri untuk warga. Keduanya bertujuan meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan warga akan sebaran penyakit baru ini.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Anton Sunarwibowo mengatakan, kedua fitur itu sebetulnya sudah lama ada di website tersebut, khususnya fitur peta sebaran.

Baca Juga: Pengusaha Retail Keluhkan Penutupan Jalan di Kota Bandung

Jabar Matangkan Rencana Lockdown Wilayah yang Masuk Zona Merah Penyebaran COVID-19

Namun, selama ini baru digunakan untuk internal Pemkot Bandung saja untuk melihat peta sebaran Covid-19.

“Sebetulnya, kami sudah menyiapkan peta itu untuk kebutuhan internal. Sudah disiapkan beberapa minggu lalu. Namun, untuk pertimbangan kondisi agar tetap kondusif, masih dipakai unuk pimpinan,” ujar Anton.

Data tersebut dirilis bertahap kepada publik agar tidak terjadi kepanikan.

Kini, setelah kesadaran publik relatif meningkat, Pusicov membuka data sebaran dalam bentuk peta untuk meningkatkan kewaspadaan warga akan penyakit ini.

“Seiring berjalannya waktu, partisipasi masyarkat menjadi semakin penting. Jadi, gerakan berdiam di rumah harus mulai dipahami dan disadari bukan hanya oleh pihak Pemkot. Mudah-mudahan warga mulai sadar untuk ikut mengurangi penyebaran Covid-19 dengan berdiam diri di rumah,” ungkap Anton.

Pada peta tersebut, pengunjung situs dapat melihat data Orang dalam Pemantauan (ODP), Pasien dalam Pengawasan (PDP), dan pasien positif di tiap kecamatan.

Baca Juga: Kenali, Ini 8 Gejala pada Penderita COVID-19

Ada tiga indikator warna yang diperlihatkan, yaitu biru, kuning dan merah.

Indikator biru menunjukkan hanya ada ODP di wilayah itu. Sedangkan kuning berarti sudah ada ODP dan PDP.  Sementara itu, indikator merah artinya terdapat pasien positif Covid-19, PDP dan ODP.

Dilihat dari sebaran titiknya, tampak seluruh kecamatan setidaknya sudah terdapat ODP. Data per 28 Maret 2020, ada 7 titik biru, 13 titik kuning, dan 10 titik merah.

The post 20 Positif, Pemkot Rilis Peta Sebaran Pandemi COVID-19 di Bandung appeared first on RadarBandung.id.

]]>
https://www.radarbandung.id/metropolis/2020/03/30/20-positif-pemkot-rilis-peta-sebaran-pandemi-covid-19-di-bandung/feed/ 0
Khawatir Corona, Kepala Terminal Leuwipanjang Minta Terminal Juga Ditutup ! https://www.radarbandung.id/bandung-raya/2020/03/30/khawatir-corona-kepala-terminal-leuwipanjang-minta-terminal-juga-ditutup/ https://www.radarbandung.id/bandung-raya/2020/03/30/khawatir-corona-kepala-terminal-leuwipanjang-minta-terminal-juga-ditutup/#respond Mon, 30 Mar 2020 07:18:29 +0000 https://www.radarbandung.id/?p=17204 RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Kepala Terminal Leuwipanjang, Asep Hidayat mengaku khawatir dengan perkembangan mewabahnya virus corona

The post Khawatir Corona, Kepala Terminal Leuwipanjang Minta Terminal Juga Ditutup ! appeared first on RadarBandung.id.

]]>
RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Kepala Terminal Leuwipanjang, Asep Hidayat mengaku khawatir dengan perkembangan mewabahnya virus corona (Covid-19), khususnya di Kota Bandung. Pasalnya, Terminal Leuwipanjang merupakan tempat kedatangan penumpang dari wilayah red zone.

“Terus terang kami khawatir. Jika sampai lock down, terminal juga harus ditutup,” ujar Asep kepada wartawan, Minggu (29/3).

Asep mengatakan, tidak ada pendampingan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) ataupun Puskesmas. Bahkan, pengecekan suhu tubuh dilakukan dengan alat yang didapat dari kementrian perhubungan. Karenanya, secara berkala pihaknya melakukan penyemprotan desinfektan.

Baca Juga: Cegah Keramaian saat Pandemi Corona, Satpol PP Bongkar Kursi di Taman Alun-alun Bandung

“Kami melakukan penyemprotan di sarana dan prasarana terminal. Sedangkan untuk penyemprotan di bus, kami meminta PO yang melakukannya,” jelas Asep.

Selain itu, Asep juga meminta PO bus untuk memasang hand sanitizer di setiap bus. Hingga berita ini diturunkan, Asep mengatakan tidak ada eksodus atau kedatangan yang signifikan di Terminal Leuwi panjang dari daerah Jabotabek.

“Kabarnya, jalannya keburu ditutup. Jadi mereka gak bisa pulang,” katanya.

Bahkan, sambung dia, untuk PO dari Mayasari Group akan ada penghentian operasional.

“Sebetulnya, sejak virus corona menyebar, sudah ada penurunan kedatangan dan keberangkatan ke arah barat,” imbuhnya.

Menurut Asep, hanya kedatangan dari Sukabumi yang relatif normal.

“Untuk bus dari tanjung priok yang biasanya ada satu jam sekali, sekarang sehari hanya 2-3 armada,” paparnya.

Demikian juga dengan keadaan di Terminal Cicaheum, yang aktifitasnya turun hingga 50 persen. Menurut Kepala Terminal Cicaheum, Roni Hermanto, penurunan aktifitas sekarang sampai 75 persen.

“Apalagi setelah Tasik di lock down, kedatangan dari Tasik pasti hilang sama sekali. Namun beberapa perjalanan masih bisa beroperasi, seperti ke Kuningan, Indramayu dengan menggunakan Damri. Demikian juga dengan Cirebon yang menggunakan jalur kota,” pungkasnya.

(mur)

The post Khawatir Corona, Kepala Terminal Leuwipanjang Minta Terminal Juga Ditutup ! appeared first on RadarBandung.id.

]]>
https://www.radarbandung.id/bandung-raya/2020/03/30/khawatir-corona-kepala-terminal-leuwipanjang-minta-terminal-juga-ditutup/feed/ 0
Pengusaha Retail Keluhkan Penutupan Jalan di Kota Bandung https://www.radarbandung.id/metropolis/2020/03/30/pengusaha-retail-keluhkan-penutupan-jalan-di-kota-bandung/ https://www.radarbandung.id/metropolis/2020/03/30/pengusaha-retail-keluhkan-penutupan-jalan-di-kota-bandung/#respond Mon, 30 Mar 2020 07:12:04 +0000 https://www.radarbandung.id/?p=17205 RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Pengusaha retail mengeluhkan penutupan jalan yang sedang diberlakukan di Kota Bandung untuk

The post Pengusaha Retail Keluhkan Penutupan Jalan di Kota Bandung appeared first on RadarBandung.id.

]]>
RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Pengusaha retail mengeluhkan penutupan jalan yang sedang diberlakukan di Kota Bandung untuk sementara waktu, hingga 9 April 2020.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah mengaku dirinya menerima keluhan tersebut.

Seperti diketahui, Senin (30/3/2020) sejumlah ruas jalan protokol di Kota Bandung ditutup.

Baca Juga: Bandung Berlakukan Buka-tutup Ruas Jalan Utama sampai 9 April 2020

Jabar Matangkan Rencana Lockdown Wilayah yang Masuk Zona Merah Penyebaran COVID-19

Akibatnya, Superindo yang berada di Jalan Dago, Hypermart di Jalan Merdeka dan beberapa retail lain merasa terganggu, terutama saat pendistribusian bahan pangan.

“Jadi, kami menerima keluhan pengusaha retail yang terganggu distribusi makanan akibat penutupan jalan,” ungkap Elly kepada wartawan, Senin (30/3/2020).

Terkait keluhan ini, Elly menegaskan, akan membawanya dalam rapat bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung.

“Saya akan membawa masalah ini dalam rapat bersama Pak Sekda untuk mencari solusinya,” ucapnya.

Baca Juga: Polrestabes Bandung akan Tangkap Orang yang Masih Ngotot Nongkrong

Ungkap Elly, para pengusaha retail meminta pengecualian atau dispensasi terhadap mereka agar bisa tetap melaksanakan aktifitas berdagang.

Sementara itu, menurut Wali Kota Bandung Oded M.Danial, upaya penutupan sebagian ruas jalan di Kota Bandung merupakan cara efektif guna menekan penyebaran virus Covid-19.

“Jalan-jalan yang kami tutup, itu kan jalan yang sering dijadikan tempat nongkrong. Sehingga ketika jalan itu ditutup, jadi mengurangi tempat untuk bergerombol,” jelasnya.

(mur)

The post Pengusaha Retail Keluhkan Penutupan Jalan di Kota Bandung appeared first on RadarBandung.id.

]]>
https://www.radarbandung.id/metropolis/2020/03/30/pengusaha-retail-keluhkan-penutupan-jalan-di-kota-bandung/feed/ 0
Cegah Keramaian saat Pandemi Corona, Satpol PP Bongkar Kursi di Taman Alun-alun Bandung https://www.radarbandung.id/bandung-raya/2020/03/30/cegah-keramaian-saat-pandemi-corona-satpol-pp-bongkar-kursi-di-taman-alun-alun-bandung/ https://www.radarbandung.id/bandung-raya/2020/03/30/cegah-keramaian-saat-pandemi-corona-satpol-pp-bongkar-kursi-di-taman-alun-alun-bandung/#respond Mon, 30 Mar 2020 06:31:11 +0000 https://www.radarbandung.id/?p=17198 RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung bongkar kursi-kursi di Taman Alun-Alun Kota Bandung dan Dalem

The post Cegah Keramaian saat Pandemi Corona, Satpol PP Bongkar Kursi di Taman Alun-alun Bandung appeared first on RadarBandung.id.

]]>
RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung bongkar kursi-kursi di Taman Alun-Alun Kota Bandung dan Dalem Kaum, untuk mencegah orang-orang nongkrong di area publik.

Pencabutan dilaksanakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung yang telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan Kota Bandung (DPKP3). Kursi-kursi tersebut akan kembali dipasang saat kondisinya sudah memungkinkan.

“Ini agar masyarakat tidak ada lagi diam atau nongkrong,” ujar Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kota Bandung, Taspen Efendi, Minggu (29/3).

Baca Juga: Imbas Pandemi Corona, Puluhan Karyawan Objek Wisata Glamping Lakeside Diberhentikan

Taspen menegaskan, untuk sementara waktu warga memang diminta untuk tidak berkerumun atau berkumpul di ruang publik. Hal itu juga sesuai dengan surat edaran Wali Kota Bandung tentang pencegahan wabah Covid-19.

“Kami lakukan ini (pencabutan) demi kebaikan bersama,” katanya.

Taspen mengungkapkan, Satpol PP telah intens mengimbau masyarakat di ruang publik. Itu dilakukan Mojang Satpol PP di sejumlah taman di Kota Bandung, seperti taman Alun-alun Bandung, Super Hero, Lansia dan taman lainnya.

“Setelah surat edaran wali kota terbit, kita langsung imbau masyarakat agar sementara tidak datang ke ruang publik. Ini untuk mencegah penyebaran virus,” pungkasnya.

(arh/bbs)

The post Cegah Keramaian saat Pandemi Corona, Satpol PP Bongkar Kursi di Taman Alun-alun Bandung appeared first on RadarBandung.id.

]]>
https://www.radarbandung.id/bandung-raya/2020/03/30/cegah-keramaian-saat-pandemi-corona-satpol-pp-bongkar-kursi-di-taman-alun-alun-bandung/feed/ 0
Imbas Pandemi Corona, Puluhan Karyawan Objek Wisata Glamping Lakeside Diberhentikan https://www.radarbandung.id/bandung-raya/kabupaten-bandung-bandung-raya/2020/03/30/imbas-pandemi-corona-puluhan-karyawan-objek-wisata-glamping-lakeside-diberhentikan/ https://www.radarbandung.id/bandung-raya/kabupaten-bandung-bandung-raya/2020/03/30/imbas-pandemi-corona-puluhan-karyawan-objek-wisata-glamping-lakeside-diberhentikan/#respond Mon, 30 Mar 2020 05:17:30 +0000 https://www.radarbandung.id/?p=17193 RADARBANDUNG.id, RANCABALI – Dampak Virus Corona, 37 karyawan bagian casual di objek wisata Glamping Lakeside

The post Imbas Pandemi Corona, Puluhan Karyawan Objek Wisata Glamping Lakeside Diberhentikan appeared first on RadarBandung.id.

]]>
RADARBANDUNG.id, RANCABALI – Dampak Virus Corona, 37 karyawan bagian casual di objek wisata Glamping Lakeside diberhentikan. Hal ini terpaksa dilakukan untuk menjaga neraca keuangan pascapenetapan pembatasan aktivitas oleh pemerintah.

Pengelola objek Wisata Glamping Lakeside, Endang mengatakanpemberhentuan itu dilakukan pada tanggal 21 Maret 2020, atau pascapenutupan objek wisata Glamping Lakeside sejak tanggal 20 Maret 2020.

“Ada 137 karyawan tetap yang masih dipekerjakan. Dengan jam kerja yang seperti sebelumnya dengan tambahan piket malam,” ucap Endang saat dihubungi via telepon, Minggu (29/3).

Baca Juga: Persib Tetap Bayar Penuh Gaji Bulan Maret untuk Pemain

Menurut Endang, setiap bulannya objek wisata Glamping Lakeside harus mengeluarkan biaya untuk upah seluruh karyawan, sebesar Rp. 272 juta dan Rp. 15 juta sampai Rp. 20 juta untuk biaya listrik. Kemudian, dalam masa penutupan tersebut, pihaknya akan memanfaatkan waktu tersebut untuk memperbaiki sarana, wahana, dan fasilitas yang ada di objek wisata Glamping Lakeside.

“Barang yang ada kita jadikan stok atau kita bagikan kepada karyawan. Kemudian kita juga sediakan beras untuk karyawan selama tiga bulan kedepan,” tutur Endang.

Ia berharap semua aparatur pemerintahan yang ada di Indonesia bisa dengan cepat menangani Virus Corona ini. Agar dapat memulihkan roda perekonomian yang ada di Indonesia, utamanya pada sektor pariwisata.

Sementara itu, salah satu marketing Glamping Lakeside, Indah Rahayu, mengaku sudah bekerja di rumah sejak tanggal 26 Maret 2020. Kebijakan tersebut tentunya membuat dirinya bersyukur karena bisa menghindari kontak diluar rumah. Apalagi pekerjaannya yang tidak menuntut harus dilakukan di tempat kerja sehingga tidak akan menjadi hambatan.

“saya bisa kerja di rumah dan bisa lebih safety juga,” pungkas Indah.

(fik/b)

The post Imbas Pandemi Corona, Puluhan Karyawan Objek Wisata Glamping Lakeside Diberhentikan appeared first on RadarBandung.id.

]]>
https://www.radarbandung.id/bandung-raya/kabupaten-bandung-bandung-raya/2020/03/30/imbas-pandemi-corona-puluhan-karyawan-objek-wisata-glamping-lakeside-diberhentikan/feed/ 0