Dimaafkan, Nenek Pencuri Beras Dipulangkan ke Majalengka

oleh -

RADARBANDUNG.id, CIREBON-Beredar Video seorang ibu diduga mencuri beras viral di medsos, dan membuat warganet pro dan kontra. Pada video tersebut, terlihat ibu itu berada di depan rak sebuah toko tempatnya diduga mencuri beras, Kamis (4/7/2019).

Ibu berambut pendek itu terlihat sedih dan tertekan, tangan terikat ke belakang, dan tengah jongkok. Sementara, beberapa orang di lokasi itu tampak sibuk mengabadikan wajah ibu itu dengan menggunakan kamera. Agar tampak jelas, bahkan terlihat seorang pria menahan rambut ibu itu ke belakang kupingnya.

Sosok ibu berinisial S (60), itu diketahui berasal dari Desa Brujul Wetan, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka. Dia diduga mengambil beras milik salah satu pedagang sembako di Pasar Celangcang, Desa Purwawinangun, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon.

Menurut Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy melalui Kapolsek Kapetakan AKP Bambang mengatakan, saat siang sekitar pukul 12.00 WIB ada kejadian seorang warga asal Desa Brujul Wetan, Kecamatan Jatiwangi diduga mengambil beras sebanyak 25 kg milik pedagang sembako di Pasar Celancang.

“Kejadian tersebut dari hasil keterangan tersebut, itu dari aparat Desa Purwawinangun seperti itu,”kata Kapolsek Kapetakan AKP Bambang seperti dikutip Pojokjabar.com, Kamis, (4/7/2019) malam.

Kasus ini sendiri tidak dilanjutkan ke meja hijau. Pemilik warung sembako yang menjadi korban pun tak melaporkan kasus tersebut ke pihak berwajib. Kabarnya pelaku telah diantar pulang ke rumahnya.

“Diselesaikan secara kekeluargaan kasusnya. Tidak dilaporkan ke Polsek Kapetakan,” kata Kasubag Humas Polresta Cirebon Iptu Momon Sukarman dikutip detikcom, Jumat (5/7/2019).

Momon mengatakan setelah tertangkap tangan oleh pemilik warung dan warga, pelaku sempat dibawa ke Balai Desa Purwawinangun, Kecamatan Celancang, Kabupaten Cirebon. Momon mengatakan pelaku merupakan warga Desa Brujul Wetan, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

“Di balai desa, ibu itu diperlakukan secara baik. Kepala desa setempat memfasilitasi antara korban dan pelaku. Kabarnya sudah dibawa ke Majalengka,” kata Momon. (radarcirebon/dtk/ysp)