Penumpang BIJB Dapat Diskon Hotel 50 Persen

oleh -
diskon hotel
MELAYANI: Seorang petugas hotel sedang memberi informasi dan pelayanan fasilitas hotel kepada tamu yang datang. ( foto : IST )

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Penguatan dan peningkatan aktivitas Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.  Sejumlah hotel siap memberikan diskon menginap hingga 50 persen bagi penumpang yang melakukan penerbangan melalui BIJB.

Hal tersebut sudah disepakati melalui MoU para pemilik hotel di bawah naungan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jabar di wilayah Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan (Ciayumajakuning).

“Ya, kemarin (Selasa, red) sudah disepakati ada special rate (harga spesial) hotel untuk penumpang atau wisatawan yang terbang di BIJB. MoU-nya ditandatangani di Hotel Aston, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar, Dedi Taufik saat dihubungi, Rabu (10/7).

Ia mengatakan, penguatan BIJB harus dilakukan oleh berbagai pihak. Kesepakatan ini juga sebagai bentuk dukungan menyusul kebijakan bus Damri dari Bandung ke Kertajati digratiskan selama setahun penuh.

Berkaitan dengan diskon, pihak hotel memberikan potongan harga sebesar 50 hingga 60 persen bagi penumpang maupun wisatawan yang melakukan penerbangan melalui BIJB. Syaratnya, mereka cukup menunjukan tiket atau boarding pass penerbangan.

“Ini merupakan salah satu upaya promosi untuk meningkatkan tingkat kedatangan penumpang di BIJB semenjak dialihkannya sejumlah rute penerbangan dari Bandara Husen Sastranegara per 1 Juli kemarin,” terangnya.

“Sekarang sudah berlaku, memang belum semua hotel. Tapi sosialisasi terus berjalan,” ucapnya.

Terpisah, Ketua PHRI Jabar, Herman Muhtar menjelaskan kesepakatan ini lahir untuk mempertahankan tren positif kunjungan wisatawan ke wilayah Ciayumajakuning pascaperalihan sebagian rute penerbangan dari Husein Sastranegara ke BIJB.

“Diskon ini sudah berjalan. Sejauh ini sudah ada 24 hotel yang menjalankannya. Di antaranya di wilayah Cirebon tiga atau empat dan satu hotel di Majalengka. Jumlah (hotel yang memberikan diskon) bisa bertambah,” terangnya.

Kebijakan ini diujicobakan selama empat bulan. Jika hasilnya memuaskan, maka pemberian diskon terus diperpanjang selama setahun penuh.

“Kami akui, kalau (pemberian diskon) ditinjau dari  sisi bisnis, hitungannya ya rugi. Tapi ini untuk dukungan pemerintah sekaligus BIJB. Kalau trennya bagus, ini akan berdampak positif untuk industri hotel,” katanya.

“Tapi, kami juga minta para kepala daerah yang ada di wilayah Ciayumajakuning sigap mempersiapkan pariwisatanya,” pungkasnya.

(azs)