Hidup Sehat, Pondasi Suksesnya Program JKN-KIS

oleh -
FOTO BERSAMA: Ketua TP PKK Kota Bandung, Siti Muntamah Oded bersama Brand Ambasador BPJS Kesehatan Ade Rai dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandung, Mokhamad Cucu Zakaria foto bersama usai acara sosialisasi dan edukasi di Gedung PKK Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Selasa (10/9/2019).

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Sebanyak 350 peserta mengikuti acara sosialisasi Program JKN-KIS dan pola hidup sehat di Gedung PKK, Jalan Sukabumi, Kota Bandung. Dalam kegiatan itu diisi beragam edukasi dan pemahaman, khususnya ihwal peningkatan kesejahteraan dengan jaminan kesehatan, Selasa (10/9).

Dalam kegiatan tersebut, peserta yang hadir adalah anggota Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bandung. Anggota Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalassaemia Indonesia (POPTI) dan Bandung Music Council.

Ketua TP PKK Kota Bandung, Siti Muntamah Oded yang turut hadir menyampikan, faktor kesehatan merupakan pendukung utama dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Melalui keluarga yang sehat, secara perlahan bisa mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

“Kami yakin program JKN-KIS berperan besar dalam meningkatkan kesejahteraan dengan memberikan jaminan kesehatan secara menyeluruh dan merata,” ungkap Siti Muntamah Oded atau biasa disapa Umi Oded.

Istri Walikota Bandung itu juga mengungkapkan, dalam upaya meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan tentu sosialisasi harus dilakukan secara masif. Untuk itu, pihaknya mengapresiasi kegiatan sosialisasi tersebut karena dilakukan secara berkesinambungan anatara PKK dengan BPJS Kesehatan.

“Langkah ini sudah tepat. PKK adalah corong untuk menyampaikan program JKN-KIS kepada masyarakat. Namun, kami berharap kedepannya BPJS Kesehatan bisa berkolaborasi juga dengan para pembina PKH, TKSK atau TPK, karena anggotanya membawahi dan membina keluarga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang butuh jaminan kesehatan,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandung, Mokhamad Cucu Zakaria menambahkan, melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi seperti ini, pihaknya mengharapkan masyarakat lebih paham dalam menjaga kesehatan khususnya program promotif dan preventif.

“Kami mengharapkan komunitas atau instansi dapat menjadi promotor dan influencer bagi masyarakat secara luas,” jelas Cucu.

“Sebenarnya upaya menjaga kesehatan tidak hanya bersifat kuratif, tetapi kesadaran masyarakat khususnya peserta JKN-KIS dalam menerapkan gaya hidup sehat lebih penting,” sambungnya.