Program Perisai BPJS Ketenagakerjaan Raih Apresiasi Innovation Recognition Award dari ASSA

oleh -
RAIH PENGHARGAAN: BPJS Ketenagakerjaan mendapatkan apresiasi pada kategori Innovation untuk program Perisai, dalam 36th ASSA.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kerja keras dan fokus utama BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan risiko sosial ekonomi kepada masyarakat pekerja kembali mendapat apresiasi. BPJS Ketenagakerjaan mendapatkan apresiasi pada kategori Innovation untuk program Perisai, dalam 36th ASSA (ASEAN Social Security Association) Board Meeting di The Rizqun International Hotel, Brunei Darussalam, Selasa (17/9/2019).

BPJS Ketenagakerjaan mendapatkan apresiasi pada kategori Innovation untuk program PERISAI, dimana BPJS Ketenagakerjaan mengajak keterlibatan komunitas dalam memberikan edukasi dan perlindungan menyeluruh hingga kepada pekerja yang nyaris tak tersentuh program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto berharap, apresiasi ini menjadi motivasi bagi semua pihak dalam mengedepankan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada setiap pekerja dalam kehidupan sehari-hari.

“Ini merupakan wujud apresiasi ASSA atas kerja keras seluruh pemangku kepentingan dalam memperjuangkan perlindungan menyeluruh bagi pekerja Indonesia,” jelasnya.

Agus juga menyebut, banyaknya pekerja yang masih perlu mendapat perhatian khusus agar mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi pemicu untuk menciptakan Perisai. Melalui sinergi Perisai, ia berharap semoga ke depannya perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja di Indonesia dapat segera tercapai.

Sejalan dengan Tema ASSA tahun ini, operasional kegiatan Perisai Yang didukung oleh pengembangan teknologi yang dilakukan oleh internal BPJS Ketenagakerjaan telah mendapatkan hasil yang cukup memuaskan. Dimana sejak diresmikan pada 2017 yang lalu, Perisai telah menghasilkan jumlah akuisisi kepesertaan sebanyak 848 ribu pekerja yang didapatkan oleh 5715 Perisai yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia.

“Total iuran yang didapat dari Perisai hingga detik ini juga mendapatkan hasil yang cukup memuaskan dengan capaian Rp109,2 milyar,” terang Agus.

Dirinya menambahkan, capaian yang diraih oleh BPJS Ketenagakerjaan ini juga tidak lain karena memanfaatkan sistem yang sampai saat ini masih berjalan di Jepang. Selain itu, pemanfaatan ICT yang dikembangkan oleh BPJS Ketenagakerjaan juga menjadi faktor penentu keberhasilan program Perisai di Indonesia.

“Perisai hadir untuk menjadi jawaban atas tantangan tersebut, dengan dibantu oleh kemajuan teknologi yang cepat, membuat program ini dapat berjalan sesuai dengan ekspektasi kami,” tuturnya.