Pabrik Kaca Cipendeuy Janji Serap Tenaga Lokal

oleh -
subang
Gubernur Jabar Ridwan Kamil berserta Muspida Subang foto bersama direksi PT. Bintang Jinjing Glass di kawasan Industri Desa Karang Mukti, Kecamatan Cipendeuy, Subang, Sabtu (23/2). ( foto : M.ANWAR/RADAR BANDUNG )

Sementara Bupati Subang H.Ruhimat yang hadir pada kesempatan itu berharap dengan berdirinya pabrik kaca tersebut selain dapat menguntungkan bagi perusahaan juga dapat memberikan dampak yang positif bagi pertumbuhan sektor industri serta mampu menjadi akselator pertumbuhan ekonomi Kabupaten Subang.

“Artinya kehadiran PT. Bintang Jinjing Glass memberi kesempatan luas bagi masyarakat Subang di sekitar lokasi pabrik untuk dapat dijadikan tenaga kerja . Hal tersebut tentunya mengacu pada persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku dalam rangka ikut berperan serta mengurangi angka pengangguran,”kata Ruhimat.

Dijelaskan Ruhimat, sekitar 60 persen industri manufaktur di Indonesia berlokasi di derah Jawa Barat. Namun, kawasan industri manufaktur di Jawa Barat masih terpusat di daerah Karawang, Bekasi, hingga Purwakarta. Ke depan pelaku industri di Jawa Barat pun akan diarahkan untuk beralih ke wilayah timur Jawa Barat.

“Kehadiran PT. Bintang Jinjing Glass di Subang merupakan keputusan tepat dan bersinergi dengan upaya pemerintah daerah provinsi Jawa Barat dalam rangka mengembangkan kawasan industry di Kabupaten Subang, Cirebon dan Majalengka  (Segitiga Rebana),” jelasnya,

Menurutnya, “Segitiga Rebana’ akan menjadi wilayah dengan pertumbuhan ekonomi yang cepat dengan dukungan infrastruktur dan konektivitas jalan tol, pelabuhan Patimban Subang dan bandara internasional Jawa Barat Kertajati Majalengka,”pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM, Dirjen IKFT Kementrian Perindustrian dan Perdagangan, Direktur wilayah III BKPM, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Prov. Jabar, Direktur PT. Jinjing Glass, Dandim 0605/Subang, Kapolres Subang, Camat Cipeundeuy , Kades Karang Mukti Cipeundeuy, dan tamu undangan lainnya.

(anr)