Prabowo Subianto : “Saya Lebih Percaya Suara Rakyat!”

oleh -
prabowo
prabowo subianto

RADARBANDUNG.id, SUBANG – Kedatangan Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto ke Subang mendapat sambutan meriah dari ribuan warga Subang. Meski hujan deras mengguyur daerah tersebut, para pendukung paslon nomor urut 02 ini tetap antusias menyambut mantan Danjen Kopasus ini.

Tidak hanya kader dari Parpol Koalisi Pendukung Prabowo – Sandiaga Uno, namun mereka yang datang merupakan relawan dan simpatisan Prabowo di Kabupaten Subang.

Prabowo akhirnya memutuskan menyapa rakyat Subang dalam kegiatan keduanya di wilayah Jawa Barat dengan menggunakan jalur darat.

Setelah sebelumnya, Dia juga tidak bisa melakukan kegiatannya di Kabupaten Sumedang dengan menggunakan helikopter lantaran kondisi cuaca tidak memungkinkan karena hujan deras mengguyur wilayah Subang dan Sumedang, Rabu (6/3/2019).

Setibanya di panggung kehormatan, Prabowo langsung pidato politik. Dihadapan ribuan pendukungnya yang berkumpul di GOR Gotong Royong Subang, Dia pun menyinggung soal survei Capres- Cawapres yang masih terus berlangsung saat ini.

“Hasil survei yang beredar di media sosial saat ini  hanya akal-akalan saja. Tapi saya lebih percaya suara rakyat, ” tegas Prabowo yang disambut dengan sahutan pendukungnya ‘Prabowo Presiden’

Dia juga menegaskan Indonesia harus menjadi Bangsa yang Berdikari atau berdiri di kaki sendiri, tidak menjadi bangsa yang selalu minta-minta, menjadi bangsa yang utang, bangsa yang tukang utang.

“Kita negara yang kaya, tapi kekayaan kita diambil keluar. Kalau kita yang berkuasa, kekayannya akan kita hentikan tidak boleh keluar, akan kembali ke Indonesia,” ujar Prabowo

Di depan ribuan pendukungnya Prabowo juga bersumpah jika dia dan Sandiaga Uno Salahudin diamanahi sebagai Presiden dan Wakil Presiden dia akan menjadikan Indonesia yang adil dan makmur.

“Kita ingin pemuda Indonesia punya perusahaan yang baik, kita ingin bapak-bapak berpenghasilan yang layak yang cukup, kita ingin emak-emak kita senyum lihat anak-anaknya sehat, tidak boleh ada orang yang lapar di Republik Indonesia yang kita cintai, tidak boleh ada yang bunuh diri karena tidak bisa memberi makan anak-anaknya,” kata Prabowo

Pada kesempatan itu, Prabowo yang berpasangan dengan Sandiaga Salahudin Uno ini  juga mengajak warga Subang untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu yang akan berlangsung tanggal 17 April 2019 mendatang.

“Hari ini saya datang ke Subang dalam rangka menghadapi suatu pekerja yang sangat penting, suatu tugas sebagai warga negara tugas konsintutisi kita yaitu pemilu serentak 17 april 2019 mendatang. Pada hari itu seluruh rakyat Indonesia mempunyai kekuasaan yang sama, satu orang satu suara. Hanya beberapa detik, hanya beberapa menit di kotak suara dan kalian menentukan arah bangsa kita 5 tahun mendatang, atau mungkin puluhan tahun kedepan,” serunya.

Prabowo menyampaikan rasa terimakasihnya kepada ribuan warga Subang yang telah menyambutnya dengan meriah meski diguyur hujan. Ia pun menyampaikan permohonan maaf lantaran harus telat sampai di lokasi lantaran perubahan jalur keberangkatan untuk sampai di Kabupaten Subang.

“Terima kasih banyak atas sambutan kalian semua, mohon maaf saya agak terlambat datang kesini. Saya harusnya tadi pagi ke Sumedang tapi cuaca sangat buruk dan helikopter saya tidak bisa terbang dan saya memutuskan untuk mengejar kegiatan di Subang ini dengan kendaraan jalur darat,”tutup Prabowo.

Ada momen menarik terjadi saat capres nomor urut 02 Prabowo Subianto hendak berpamitan ke ribuan pendukungnya, tepatnya di halamam GOR Gotong Royong, Prabowo menyapa mereka dari atap mobil hitam yang dikendarainya.

Prabowo yang saat itu mengenakan baju safari cokelat melepas bajunya dan melemparkannya ke massa. Sontak, para pendukung capres 02 itu langsung berebut baju tersebut.

Momen itu terjadi setelah Prabowo menyampaikan orasi dan pesan politiknya di Gelanggang Olahraga (GOR) Gotong Royong. Prabowo langsung bergegas masuk ke mobil untuk melanjutkan perjalanannya. .

Meski diguyur hujan, Prabowo terus melambai lambaikan tangan dan mengangkat salam dua jari sambil menyalami warga yang sudah mengulurkan tangannya

(anr)