TKD Macet, Pegawai RSUD Di Subang Demo

oleh -
subang
Kutipan HL Mamat Budirakhmat, Kasubag Humas RSUD Ciereng "Mereka menilai, Perbup nomor 117 itu, tidak berpihak kepada para pegawai RSUD," ( FOTO : DOK.RADARBANDUNG)

RADARBANDUNG.id, SUBANG – Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) tak kunjung cair, puluhan pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciereng Subang, menggelar aksi demo ke Kantor Bupati Subang, Selasa (12/3/2019) pagi.

Aksi demo yang melibatkan puluhan PNS dan pegawai kontrak tersebut itu pun berlangsung kooperatif dan damai. Tanpa mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian ataupun Satpol PP.

Kasubag Humas RSUD Ciereng Mamat Budirakhmat, mengatakan aksi puluhan pegawai RSUD Ciereng ini pada intinya menuntut pembayaran TKD yang sampai hari ini belum dibayarkan oleh Pemkab Subang. Selain itu, mereka juga berharap adanya perubahan dari Peraturan Bupati (Perbup) nomer 117 mengenai TKD.

“Mereka menilai, Perbup nomor 117 itu, tidak berpihak kepada para pegawai RSUD,” kata Memet saat dihubungi.

Kata Memet, adapun alasan Pemkab Subang tidak membayar TKD, karena Rumah sakit setelah memiliki Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) para ASN khususnya telah mendapatkan tunjangan jasa pelayanan. Sementara, tunjangan jasa pelayanan tersebut bersifat tidak tetap. Baik besaran ataupun waktunya.

“Kita ini kan sama seperti para ASN lainnya, masa yang lain TKD lancar setiap bulan sedangkan kami tidak dapat?. Apalagi hampir 50 persen para pegawai di RSUD berstatus sebagai pekerja kontrak ,dimana mereka hanya dibayar dari jasa pelayanan yang mengandalkan dari pendapatan RSUD yang didapat, ” katanya

Sementara itu pendapatan RSUD dari BPJS saat ini nihil, karena dari bulan November hingga Maret 2019 ini masih menunggak. “Intinya mereka berjuang dulu, sambil melihat sikap daripada Bupati Subang untuk memberikan kepastian TKD kepada para pegawai RSUD. Yang pasti aksi kami ini tentunya tidak menganggu pelayanan kepada para pasien. Yang datang ini hanyalah perwakilans saja, sudah bagi-bagi tugas,”tegasnya.

 

Aksi demo puluhan pegawai RSUD itu mendapat tanggapan dari Staf Ahli Bidang Pemerintahan Ujang Sutrisna didampingi Asda II Dr. Drs. H. Komir Bastaman dan Kabid Otarla Pemkab Subang Iwa Kartiwa.

Mereka mencoba menyerap aspirasi para pegawai rumah sakit terkait tuntutannya Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) yang tak kunjung cair.

(anr)