Ramadan, Sari Ater Tebar Berkah

oleh -
ramadan
BERENDAM : Para pengunjung berendam di wahana air panas Sari Ater. Pemandian Air Panas Sari Ater, Subang ikut berkiprah dalam menggapai keberkahan di bulan suci Ramadan dengan menawarkan takjil gratis kepada wisatawan. (IST)

RADARBANDUNG.id, SUBANG – Bulan suci Ramadan kedatangannya dinanti umat Islam seluruh dunia. Bulan yang di dalamnya penuh keberkahan ini telah menjadi momentum bagi umat Islam untuk berlomba-lomba berbuat kebaikan dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah.

Pada bulan suci ini, beragan kegiatan syiar Islam, mulai dari shalat taraweh berjamaah, tadarus, menyajikan menu takjil sampai pada santunan bagi fakir miskin. .

Tak terkeculi, Obyek WIsata Pemandian Air Panas Sari Ater di daerah Ciater, Subang ini juga ikut berkiprah dalam menggapai keberkahan di bulan suci Ramadan ini, salah satunya adalah menawarkan buka takjil gratis kepada wisatawan yang datang.

“Makanan pembuka buka puasa ini akan diberikan secara cuma-cuma, alias gratis,” kata Public Manager Relation PT Sari Ater Hotel & Resort Yuki Azuania kepada Radar Bandung, Minggu (5/5/2019).

MenurutĀ  Yuki, selama Ramadan Wisata Air Panas terbesar di Jawa Barat itu akan menyiapkan ratusan takzil yang akan diberikan secara gratis bagi wisatawan. Takzil tersebut akan disiapkan di beberapa tempat seperti Kadaka (lobi Hotel), Masjid Al-Ama’ dan sejumlah titik di area rekreasi.

“Kita akan siapkan itu secara cuma-cuma atau gratis buat mereka. Ramadan itu kan bulan berbagi dan bulan kebaikan. Insya Allah kita akan berbagi takzil di beberapa di area rekreasi,” kata Yuki.

Tidak hanya berbagi takzil, di bulan Ramadan ini pihak Sari Ater akan memberikan harga khusus bagi rombongan yayasan yatim piatu. “Untuk besarannya tidak perlu lah kita sampaikan ya, tapi ada harga khusus untuk anak-anak yatim ini,” imbuhnya.

Trend di bulan Ramadan, berdasarkan pengalaman, okupansi jumlah wisatawan cenderung meningkat. Tidak saja bagi muslim, bahkan tidak sedikit wisatawan beragama non-Islam yang datang ke Sari Ater.

“Tahun-tahun sebelumnya, malah cenderung meningkat, maaf ya, dari nonmuslim juga banyak yang datang, mungkin mencari suasana tenang dan damai,” pungkasnya.

(anr)