Tiga Calhaj Kloter Pertama Gagal Berangkat

oleh -
calon haji
PELEPASAN HAJI: Bupati Subang H Ruhimat saat pelepasan jamaah calon haji di Wisma Haji, Subang Kamis (11/7/19). ( foto : ILUSTRASI )

RADARBANDUNG.id, SUBANG – Sebanyak 407 orang Calon Jamaah Haji kloter pertama dilepas langsung oleh Bupati Subang H.Ruhimat di Wisma Haji Islamic Centre menuju embakarasi Bekasi,  Kamis dini hari (11/7/2019) sekitar pukul 01.00 Wib.

Dari total 407 yang diberangkatkan, terbagi 401 orang jemaah calon haji,  ada 6 petugas yang akan membantu mendampingi rombongan  selama proses pelaksanaan ibadah di tanah suci.

Kepala Kementerian Agama  Kabupaten Subang, H.Abdurrahim dalam sambutannya menuturkan, di dalam rombongan  kloter 18 JKS ada 3 orang gagal berangkat, 1 orang diantaranya meninggal dunia dan  2 orang lainnya menunda sementara.

“Namun untuk yang 2 orang lainnya berkemungkinan akan diberangkatkan dengan bergabung pada 2 kloter berikutnya,” ujar Abdurraim saat memberikan laporan pada acara Pelepasan Jamaah Calon Haji Subang.

Jamaah calhaj yang berangkat sekarang adalah yang telah mendaftarkan diri sejak tahun 2012 lalu.Mereka telah menunggu selama 7 tahun agar bisa diberangkatkan.

Adapun kuota untuk Kabupaten Subang tahun ini ialah sebanyak 1.200 orang.

“Kami akan berupaya untuk menambah jumlah kuota hingga 1.500 orang untuk tahun depan,” tuturnya.

Diberangkatkan pukul 01.00 Wib ini, diharpakan rombongan haji tiba di Bekasi pada pukul 6.00 Wib.

“Selanjutnya caljaj akan diberangkatkan dari Bandara Soekarno-Hatta,”ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten Subang diantaranya berupa makan malam yang disediakan.

“Ini perlu kami sampaikan bahwa jamaah haji tidak dipungut biaya lagi karena sudah ditanggung oleh Pemda Subang,” terangnya.

Hal senada disampaikan Bupati Subang, H. Ruhimat dalam sambutannya meminta kepada jamaah untuk mendoakan Pemerintah Kabupaten Subang bisa mewujudkan Subang yang baldatun thoyibatun wa robbun ghofur.

“Sebaliknya kami (Pemkab Subang) mendo’akan para jamaah menjadi haji yang mabrur sepanjang hayat,” ujar Bupati H. Ruhimat. Khususnya kepada petugas dia meminta supaya melayani jamaah dengan baik,”ujar Bupati

Kepada jemaah haji dan pendamping Bupati berharap bisa saling menjaga kekompakan dan kebersamaan serta saling membantu selama menjalankan ibadah haji ditanah suci.

Para calon jamaah haji akan melaksanakan ibadah haji selama 41 hari dan akan kembali lagi ke tanah air Indonesia. (anr)