TWILY Sajikan Drama Film Terfavorit

oleh -
Foto: Nur Fidhiah Shabrina/Radar Bandung

RADARBANDUNG.ID, KISAH cinta remaja anak SMA memang tidak ada habisnya. Manisnya romansa anak muda dan tentunya wajah tampan dan cantik aktor aktris pemain filmnya masih menjadi primadona layar kaca bioskop Indonesia.

Film ‘The Way I Love You (TWILY)’ adalah film garapan sutradara Rudi Aryanto yang bercerita mengenai makna mencintai seseorang yang berbeda.

Diperankan aktor dan aktris muda yakni Rizki Nazar (Bara), Syifa Hadju (Senja), Tissa Biani (Anya) dan Baskara Mahendra (Rasya), TWILY tayang pada 7 Februari kemarin.

Bukan hanya kisah cinta antar dua sejoli saja yang menjadi highlight dari film ini, namun bagaimana keluarga juga turut dilibatkan dalam proses pencarian cinta tersebut.

Pada film ini, penonton dibuat haru dengan persaudaraan Senja dan Anya yang terjebak dalam permainan cinta dunia maya.

Ini menjadi kesempatan kedua bagi aktor Rizky Nazar bermain film di tahun 2019.

Dengan karakter yang berbeda, Rizky diharuskan bisa fokus berakting dengan dua karakter yang berbeda. Di film ini, ia dipasangkan dengan Syifa Hadju, aktris pendatang baru yang sudah malang melintang di film televisi (FTV) dan sinetron.

Pengalaman pertama berakting dengan Syifa dikatakan Rizky tidak banyak mengalami kesulitan. Chemistry keduanya terjalin saat mereka melakukan reading, selain itu untuk lebih mendalami karakteristik Rizky berusaha mengenali lawan mainnya lewat beberapa artikel dan film yang pernah di mainkan.

“Membangun chemistry dengan Syifa dan Tissa tidak mengalami kesulitan, karena kita dikasih kesempatan untuk pendekatan biar chemistrynya dapat. Di mulai dari pas reading bareng, terus saya juga baca-baca artikel tentang mereka gimana, biar pendekatannya enak,” ujar Rizky di Festival City Link.

Proses syutiny yang memakan waktu 20 hari ini akhirnya berhasil mendekatkan aktor tampan ini dengan para pemain.

Rizky mengaku tertarik bermain film di film ini karena jalan cerita yang tidak biasa. Selain itu kedekatannya dengan sang sutradara akhirnya membuat ia sepakat bergabung dalam karya rumah produksi Rapi Film tersebut.
“Saya sudah lumayan lama bekerja sama dengan Pa Rudi, tapi lebih ke TV serial bukan film layar lebar. Dia memang orangnya asik, baik, dan sering kasih saya kesempatan untuk mengeksplore karakter yang diberikan namun tetap dalam pantauannya,” lanjutnya.

Beda hal nya dengan Baskara Mahendra yang berperan sebagai Rasya. Ini menjadi pengalaman pertamanya bermain dalam film dengan genre romantis bersetting anak sekolahan. Pasalnya aktor yang juga model video klip ini sudah menginjak usia 25 tahun.

“Sebelumya main film dengan genre yang cukup berat, nah ini merupakan pertama kali dapat genre percintaan pakai seragam dan remaja jadi seru aja kalau saya bisa terlibat di dalamnya,” paparnya.

Selain itu Baskara juga tertantang karena pada film ini ia diharuskan memiliki karakter yang ‘sedikit’ nakal, sehingga tak jarang grogi kerap menderanya saat berakting.

Ini menjadi project pertama ke empatnya bermain dalam sebuah film. Namun kesempatan ini dianggap memberi pengalaman tak terlupakan bagi aktris, Syifa Hadju. Pada film TWILY, Senja dan Anya merupakan sepupu yang memiliki hubungan sangat dekat.

Konflik keluarga tersaji saat keduanya terlibat cinta segiempat dengan Bara dan Rasya. Selain itu, di film ini Syifa diharuskan menjadi sosok introvert yang lebih suka menuangkannya perasaannya lewat sebuah tulisan.

“Karakter anak yang tomboi, pemikir, dan berprinsip. Senja ini suka nuangin karyanya lewat tulisan, sedangkan dalam kehidupan aslinya, Syifa ekstrovert banget, banyak ngomong dan suka bercanda,” katanya.

Apabila Rizky dan Baskara perlu pendekatan ekstra untuk menjalin chemistry dengan Syifa, namun tidak bagi pemilik rambut panjang ini.

Ia mengungkapkan perlu memiliki chemistry khusus dengan Tissa Biani, karena mereka diceritakan sebagai sepupu yang sudah lama dekat sejak kecil. Sedangkan keduanya baru dipertemukan dalam film ini.

Maka dari itu Syifa dan Tissa kerap jalan berdua, agar feeling seorang saudara bisa keluar dengan sendirinya.
“Butuh chemistry khusus sama Anya karena istilahnya dari kecil bareng,sepupuan. Biar keluar feel sepupunya, jadi nginep bareng sama Tissa, jalan ke mall, banyak curhat, lebih kaya Tisaa itu Anya dan Tissa anggap saya juga Senja,” terangnya.

Selain itu kesulitan lainnya adalah berperan sebagai seseorang yang memiliki watak lemah lembut dan menempatkan perasaan orang lain di atas perasaan sendiri. Sehingga ia optimis film ini penuh dengan makna dan pesan haru yang bisa dibawa penonton sesuai menyaksikan.

Cerita The Way I Love You berkisah tentang Senja yang sering chatting dengan sosok bernama BadBoy. Senja selalu tersenyum mengingat pembicaraan mereka.

Jika BadBoy sukses membuat Senja tersenyum, Bara adalah cowok paling menyebalkan di sekolah sekaligus gebetan sepupu Senja, Anya. Bara sombong dan sok tahu. Senja hanya bisa berharap sepupunya cepat sadar.

Saat Senja bertemu dengan sosok di balik BadBoy, Rasya, Senja mengerti segala kegilaan yang bisa terjadi atas nama cinta. Namun, semakin dekat dengan Rasya, Senja mulai bertanya-tanya. Mengapa perasaannya berbeda saat bicara dengan BadBoy di dunia maya dan Rasya di dunia nyata?

** Nur Fidhiah Shabrina