Mudahnya Menjadi Agen Perisai, Asal Memiliki Keterampilan Khusus

oleh -

RADARBANDUNG.ID, BANDUNG – Periode 2019 menjadi momentum untuk menambah jumlah kepesertaan. Di tahun ini, BPJS Ketenagakerjaan fokus pada pengembangan agen program Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai).

Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat, Kuswahyudi menuturkan, program perisai dianggap memiliki prospek meningkatkan kepesertaan anggota BPJS Ketenagakerjaan.

Kata dia, untuk menjadi agen perisai tidak terlampau sulit misalnya, bisa baca tulis, minimal lulusan SMA dan memiliki keahlian dalam bidang sales service.

“Yang penting bisa baca tulis, operate smart card, dan harus punya komunitas. Lulusan SMA. Profesi boleh apa saja. Nanti kita beri ada pendidikannya, sertifikasinya dan ada ujiannya. Begitu lulus kita kasih sertifikat, baru boleh jalan,” ujar Kuswahyudi di Bandung (16/7/2019).

Terkait penghasilan yang bakal didapat oleh agen-agen perisai BPJS Ketenagakerjaan. Kuswahyudi menjelaskan bahwa agen-agen perisai tidak mendapatkan gaji melainkan insentif dari akumulasi kepesertaan yang berhasil di kumpulkan.

“Kita akan memberikan fee pada agen-agen ini” tandasnya.

Selain diberikan fee bulanan para agen-agen perisai juga nantinya akan dibekali dengan ansuransi BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan. Selain itu agen perisai juga akan dilengkapi keterampilan menguasai aplikasi-aplikasi demi memudahkan sosialisasi.

“Fee bukan gaji bulanan. Ini kita bayar bulanan. Sistem keagenan mirip agen-agen perbankan hanya mereka di bekali dengan aplikasi terkini. Nanti dia akan mesosialisasikan,” pungkasnya.

Editor: Nida Khairiyyah